Queensland Larang Layanan Tes Narkoba Rekreasi, Pakar Kesehatan Peringatkan Risiko Nyawa

AKURAT.CO Pemerintah Negara Bagian Queensland resmi melarang pendanaan layanan pengujian narkoba untuk penggunaan rekreasi. Langkah ini memicu kekhawatiran para penyedia layanan kesehatan bahwa kebijakan ini dapat membahayakan nyawa.
Menurut data pemerintah terbaru, Queensland menempati peringkat ketiga tertinggi di Australia dalam penggunaan narkoba, dengan sekitar satu dari lima warganya melaporkan konsumsi narkoba dalam 12 bulan terakhir.
Pada Kamis malam, 18 September, pemerintah negara bagian timur laut Australia itu mengumumkan penghentian dukungan dana bagi layanan yang memeriksa kemurnian kimiawi narkoba. Layanan ini biasanya digunakan pengguna untuk memastikan zat yang mereka konsumsi tidak tercampur bahan berbahaya.
Menteri Kesehatan Queensland Tim Nicholls menegaskan kebijakan “zero tolerance” terhadap narkoba. “Tidak ada cara aman untuk mengonsumsi narkoba. Layanan pemeriksaan narkoba mengirim pesan yang salah kepada warga Queensland,” ujarnya.
Namun keputusan tersebut menuai kritik. Cameron Francis, CEO lembaga nirlaba The Loop Australia—penyedia layanan pengujian narkoba di Queensland—menyatakan kekecewaannya kepada AFP. “Tanpa layanan seperti pengujian pil, kita tidak tahu apa yang beredar sampai terlambat,” katanya.
Larangan ini memicu perdebatan nasional soal efektivitas pendekatan tanpa toleransi dibanding upaya harm reduction atau pengurangan dampak buruk, di tengah meningkatnya angka overdosis dan peredaran narkoba di Australia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








