Trump Minta Bantuan China untuk Akhiri Perang Rusia–Ukraina

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keinginannya agar China turut membantu menyelesaikan konflik antara Rusia dan Ukraina. Hal itu disampaikannya saat berada di pesawat kepresidenan Air Force One dalam perjalanan menuju Asia untuk melakukan kunjungan diplomatik singkat, termasuk bertemu Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan.
“Saya ingin China membantu kami menghadapi Rusia,” ujar Trump kepada wartawan, seperti dikutip sejumlah media internasional, Jumat (24/10/2025).
Pernyataan tersebut muncul di tengah hubungan erat Beijing dan Moskow. China diketahui menjadi sekutu utama Rusia sejak diberlakukannya sanksi ekonomi oleh negara-negara Barat akibat invasi ke Ukraina.
Trump menyampaikan harapan itu setelah pekan sulit bagi Kyiv. Amerika Serikat menolak permintaan Ukraina untuk mengirim rudal jelajah Tomahawk, sementara para pemimpin Uni Eropa tidak juga mencairkan dana hasil pembekuan aset Rusia yang rencananya akan digunakan untuk membantu pertahanan Ukraina.
Selama beberapa bulan terakhir, Trump menjadikan upaya mengakhiri perang Rusia–Ukraina sebagai salah satu prioritas utama pemerintahannya. Namun, rencana gencatan senjata yang dijanjikannya dalam kampanye belum membuahkan hasil. Pertemuan puncaknya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Agustus lalu juga gagal menghasilkan kesepakatan konkret.
“Setiap kali saya berbicara dengan Vladimir, pembicaraan kami berjalan baik, tapi hasilnya tidak ada,” kata Trump awal pekan ini.
Sebagai langkah lanjutan, Trump pada Rabu lalu mengumumkan sanksi baru terhadap dua perusahaan minyak terbesar Rusia — intervensi langsung pertama pemerintahannya terhadap Moskow terkait perang tersebut. Meski demikian, Kremlin menegaskan bahwa ekonominya “kebal” dari sanksi tersebut.
Trump dijadwalkan bertemu Xi Jinping pada Kamis mendatang. Pertemuan itu awalnya difokuskan pada isu perdagangan antara AS dan China, namun Trump mengatakan dirinya akan membahas “semua hal”, termasuk perang di Ukraina.
“Saya punya hubungan yang sangat baik dengan Presiden Xi. Saya tahu dia juga ingin perang ini segera berakhir,” kata Trump.
Sebelumnya, Trump menyebut Xi memiliki pengaruh besar terhadap Putin dan berharap Beijing bisa berperan sebagai mediator.
China sendiri tidak pernah mengecam invasi Rusia ke Ukraina. Sebaliknya, negara itu dituding oleh AS dan sekutunya membantu Moskow secara tidak langsung melalui pembelian minyak Rusia dan pasokan material “dual-use” yang bisa digunakan untuk kepentingan militer.
Sementara itu, hubungan Rusia dan China kian erat setelah kedua negara, bersama Korea Utara, memperlihatkan solidaritas dalam pertemuan tingkat tinggi di Beijing bulan lalu.
Di Ukraina, serangan udara Rusia terus berlanjut, termasuk di ibu kota Kyiv yang menyebabkan sejumlah korban jiwa. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kembali menyerukan dukungan internasional bagi negaranya. “Tidak ada satu pun negara yang boleh dibiarkan sendirian menghadapi kejahatan seperti ini,” tulisnya di Telegram.
Di sisi lain, otoritas Rusia di wilayah Belgorod memerintahkan warga mengungsi setelah serangan Ukraina terhadap bendungan setempat menimbulkan risiko banjir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







