Jerman Peringatkan Potensi Eskalasi di Lebanon Usai Serangan Israel Berlanjut

AKURAT.CO Pemerintah Jerman pada Senin (24/11) menyuarakan kekhawatiran atas potensi eskalasi konflik di Lebanon menyusul laporan pelanggaran gencatan senjata oleh Israel.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman, Martin Giese, mengatakan Berlin memantau laporan mengenai serangan terbaru di Beirut. Ia menegaskan bahwa Jerman terus mendorong penyelesaian politik yang mencakup pelucutan senjata Hizbullah sebagai langkah menuju perdamaian jangka panjang antara Lebanon dan Israel.
“Solusi seperti itu harus tetap mempertimbangkan keamanan Israel dan pada saat yang sama menghormati keamanan serta kedaulatan wilayah Lebanon. Karena itu, kami menyerukan semua pihak agar patuh pada perjanjian gencatan senjata dan menahan diri. Hal terpenting adalah mencegah eskalasi lebih lanjut,” ujar Giese dalam konferensi pers di Berlin.
Peringatan tersebut disampaikan setelah serangan udara Israel di Beirut selatan menewaskan lima orang dan melukai 28 lainnya. Israel menyebut operasi itu menargetkan kepala staf Hizbullah, Ali Tabatabai.
Sejak gencatan senjata diberlakukan, Israel telah meluncurkan sejumlah serangan di wilayah pinggiran Beirut. Ketegangan di Lebanon selatan juga meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan militer Israel melancarkan serangan udara hampir setiap hari terhadap lokasi yang diklaim sebagai posisi Hizbullah.
Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat sedikitnya 331 orang tewas dan 945 lainnya terluka akibat serangan Israel sejak 27 November 2024. Sementara itu, Misi Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) melaporkan lebih dari 10.000 pelanggaran udara dan darat oleh Israel dalam periode yang sama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








