Trump Ingin “Kesepakatan Besar” dengan Iran, AS Janjikan Kemakmuran Jika Tuntutannya Dipenuhi

AKURAT.CO Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menyatakan Presiden Donald Trump menginginkan “kesepakatan besar” dengan Iran. Pihaknya mengiming-imingi, jika menuruti tuntutan AS, Iran akan dibantu untuk berkembang dan makmur.
Vance mengatakan ketidakpercayaan antara Amerika Serikat dan Iran tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Namun, menurut dia, para negosiator Iran menunjukkan keinginan untuk mencapai kesepakatan.
Ia memimpin delegasi AS dalam putaran pertama perundingan yang berlangsung akhir pekan lalu di Pakistan. Pembicaraan tersebut dilaporkan berakhir tanpa hasil dalam waktu kurang dari satu hari, menurut laporan DW.
Meski demikian, Vance pada Selasa menyatakan optimisme terhadap perkembangan negosiasi. Ia mengaku merasa “sangat baik” dengan posisi saat ini.
“Ada banyak ketidakpercayaan antara Iran dan Amerika Serikat. Masalah itu tidak akan bisa diselesaikan dalam semalam,” kata Vance.
Ia menambahkan, Trump tidak menginginkan kesepakatan kecil, melainkan “kesepakatan besar” dengan Teheran.
Baca Juga: Wapres AS JD Vance Puji Keluarga Mertuanya yang Berasal dari India: Kontribusi Besar buat Amerika
Menurut Vance, Trump menawarkan kepada Iran bahwa jika negara tersebut berkomitmen untuk tidak memiliki senjata nuklir, maka AS akan membantu Iran untuk berkembang.
Kesepakatan tersebut, kata Vance, akan membuka peluang bagi Iran untuk makmur dan terintegrasi ke dalam ekonomi global.
Sumber: Timeskuwait
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








