Upaya Serangan Militan di Nigeria Gagal, Pihak Militer Klaim Tewaskan 25 Orang

AKURAT.CO Sedikitnya 25 militan, termasuk seorang komandan senior, tewas setelah upaya serangan terhadap sebuah komunitas di wilayah timur laut Nigeria berhasil digagalkan, menurut keterangan militer pada Kamis (23/4/2026).
Militer Nigeria menyebut kelompok yang terlibat merupakan bagian dari Boko Haram yang berafiliasi dengan faksi ISWAP. Mereka melancarkan serangan terkoordinasi ke wilayah Kukareta, Negara Bagian Borno, tak lama setelah tengah malam Rabu.
Komandan Teater Operasi, Mayor Jenderal Abdulsalam Abubakar, mengatakan pasukan segera melakukan serangan balasan yang berlangsung hingga sekitar pukul 03.00 waktu setempat.
Ia mengonfirmasi bahwa salah satu komandan senior kelompok tersebut, Abu Umar Bundi Munzir, termasuk di antara korban tewas bersama 24 militan lainnya.
“Kelompok militan mencoba menguasai wilayah tersebut, namun berhasil dihadang dan dipukul mundur hingga mundur dalam kondisi tidak terorganisir,” kata Abubakar.
Baca Juga: Serangan Udara Militer Nigeria Salah Sasaran, Lebih dari 100 Warga Sipil Tewas
Pasukan kemudian melakukan penyisiran di lokasi dan menemukan sejumlah senjata, termasuk 18 senapan AK-47, tiga senapan mesin umum, dua senjata antipesawat jenis PKT, tiga peluncur granat roket, serta dua mortir. Sejumlah amunisi dan perlengkapan tempur lainnya juga disita.
Militer juga menyebut satu militan berhasil ditangkap dalam keadaan hidup, sementara dua prajurit mengalami luka tembak dan saat ini tengah menjalani perawatan.
Nigeria telah menghadapi pemberontakan bersenjata di wilayah timur laut selama lebih dari satu dekade, yang didorong oleh kelompok ekstremis seperti Boko Haram dan faksi pecahannya, ISWAP. Konflik ini telah menewaskan puluhan ribu orang serta menyebabkan jutaan warga mengungsi, terutama di negara bagian Borno, Adamawa, dan Yobe.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cara Daftar PHTC 2026: Syarat Lengkap, Link Resmi, dan Tips Lolos Seleksi
- 2Sejumlah ilmuwan AS yang Terlibat Pengembangan Penangkal Nuklir dan Teknologi Antariksa Hilang Misterius
- 3Kenapa Ikan Sapu-sapu Dimusnahkan? Ini Bahaya dan Dampaknya bagi Lingkungan
- 4Iran Keluarkan Pernyataan Resmi Menolak Perundingan Baru dengan Amerika Serikat
- 5Setelah Kyiv Memperbaiki Pipa Minyak dari Rusia, Hungaria Akan Cabut Larangan atas Pinjaman Uni Eropa untuk Ukraina
- 6Pembukaan Sebagian Wilayah Udara Dimulai, AS Minta Warganya Segera Tinggalkan Iran
- 7Warga Amerika: Demensia Trump Makin Parah, Pernyataan-pernyataannya Makin Aneh!
- 8Bernie Sanders Kalah, Senat AS Tolak Dua Resolusi Blokir Penjualan Senjata ke Israel
- 9KPK: Banyak PIHK Kembalikan Uang Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
- 10Cadangan Beras Tembus 5 Juta Ton, Sejarah Baru Ketahanan Pangan Indonesia






