Setelah Kyiv Memperbaiki Pipa Minyak dari Rusia, Hungaria Akan Cabut Larangan atas Pinjaman Uni Eropa untuk Ukraina

AKURAT.CO Hungaria mencabut veto terhadap pinjaman Uni Eropa senilai USD106 miliar untuk Ukraina, setelah Kyiv memulihkan jalur pipa penting yang memungkinkan kembali mengalirnya minyak Rusia ke Hungaria dan Slovakia.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Selasa mengonfirmasi perbaikan pipa minyak Druzhba telah rampung. Pipa tersebut sebelumnya rusak akibat serangan Rusia.
“Kami berharap Uni Eropa juga memenuhi komitmen yang telah disepakati,” tulis Zelensky melalui platform X. Ia juga menyoroti belum adanya kemajuan dalam penerapan sanksi baru terhadap Rusia. “Hal ini menjadi kurang membantu, terutama ketika Amerika Serikat justru melonggarkan pembatasan,” ujar Zelensky.
Perdana Menteri Hungaria yang akan lengser, Viktor Orban, sebelumnya menuding Kyiv menunda perbaikan pipa Druzhba. Tuduhan tersebut dibantah oleh pihak Ukraina. Sementara itu, Peter Magyar yang mengalahkan Orban dalam pemilu pekan lalu menyatakan tidak akan menghalangi pencairan pinjaman Uni Eropa tersebut.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, menyebut pinjaman itu sangat dibutuhkan Ukraina. “Ukraina benar-benar membutuhkan pinjaman ini, dan ini juga menjadi sinyal bahwa Rusia tidak dapat mengalahkan Ukraina dalam jangka panjang,” kata Kallas di Brussel. “Ini sangat penting pada saat ini.”
Uni Eropa berencana menyalurkan tahap pertama pinjaman tersebut pada akhir Mei atau awal Juni, menurut laporan media daring Ukraine Pravda.
Sumber: Washingtontimes
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Daftar PHTC 2026: Syarat Lengkap, Link Resmi, dan Tips Lolos Seleksi
- 2Sejumlah ilmuwan AS yang Terlibat Pengembangan Penangkal Nuklir dan Teknologi Antariksa Hilang Misterius
- 3Kenapa Ikan Sapu-sapu Dimusnahkan? Ini Bahaya dan Dampaknya bagi Lingkungan
- 4Iran Keluarkan Pernyataan Resmi Menolak Perundingan Baru dengan Amerika Serikat
- 5Pembukaan Sebagian Wilayah Udara Dimulai, AS Minta Warganya Segera Tinggalkan Iran
- 6Setelah Kyiv Memperbaiki Pipa Minyak dari Rusia, Hungaria Akan Cabut Larangan atas Pinjaman Uni Eropa untuk Ukraina
- 7Warga Amerika: Demensia Trump Makin Parah, Pernyataan-pernyataannya Makin Aneh!
- 8Bernie Sanders Kalah, Senat AS Tolak Dua Resolusi Blokir Penjualan Senjata ke Israel
- 9Cadangan Beras Tembus 5 Juta Ton, Sejarah Baru Ketahanan Pangan Indonesia
- 10Tumbuh 8,2 Persen, Realisasi Investasi Hilirisasi Capai Rp147,5 Triliun di Triwulan Pertama 2026







