Akurat Logo

Aksi Penusukan Massal di Sekolah Washington AS Lukai 6 Orang, Pelaku Berstatus Siswa

Fitra Iskandar | 1 Mei 2026, 12:57 WIB
Aksi Penusukan Massal di Sekolah Washington AS Lukai 6 Orang, Pelaku Berstatus Siswa
Aksi Penusakan Massal di Sekolah Washington AS Lukai 6 Orang, Pelaku Berstatus Siswa. Ilustrasi: Pixabay

AKURAT.CO Kepolisian Tacoma negara bagian Washington merespons laporan dugaan penusukan di sebuah sekolah menengah atas pada Kamis (30/4/2026) waktu setempat. Insiden tersebut mengakibatkan empat siswa dan satu petugas keamanan dewasa mengalami luka, menurut keterangan pihak berwenang.

Juru bicara Kepolisian Tacoma, Shelbie Boyd, mengatakan bahwa terduga pelaku merupakan seorang siswa dan saat ini telah diamankan. Pelaku juga dilaporkan mengalami luka.

Seluruh korban luka, termasuk pelaku, telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran Tacoma menerima laporan kejadian pada pukul 13.38 waktu setempat dan segera menuju lokasi di Foss High School. Juru bicara pemadam kebakaran, Chelsea Shepherd, menyebutkan bahwa tim medis menangani lima korban di lokasi dan membawa mereka ke rumah sakit.

Dari lima korban tersebut, empat orang dilaporkan dalam kondisi kritis, sementara satu lainnya mengalami luka ringan. Satu korban tambahan yang merupakan pelaku juga dibawa ke rumah sakit dengan luka ringan setelah diamankan oleh polisi. Hingga sore hari, seluruh korban dilaporkan dalam kondisi stabil.

Pihak berwenang belum mengonfirmasi jenis luka yang dialami para korban.

“Kondisi sekolah saat ini sudah aman dan penyelidikan masih berlangsung. Orang tua dapat menjemput anak-anak mereka di area parkir siswa yang telah dijadikan titik reunifikasi,” ujar Boyd.

Pihak sekolah menyatakan bahwa sekolah sempat memberlakukan lockdown pada pukul 13.38 dan para siswa dipulangkan dengan aman sekitar pukul 14.45.

Distrik Sekolah Tacoma juga mengumumkan bahwa kegiatan sekolah dan aktivitas setelah jam pelajaran pada Jumat dibatalkan. Sekolah dijadwalkan kembali dibuka pada Senin dengan kehadiran konselor untuk mendukung siswa dan staf.

“Kami berterima kasih atas tindakan cepat dan tenang dari staf serta petugas tanggap darurat,” demikian pernyataan resmi pihak distrik sekolah.

Sumber: AP

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.