Sejarah Baru Energi Nuklir AS, Reaktor Swasta Pertama dalam 40 Tahun Berhasil Capai Tahap Kritis

AKURAT.CO Amerika Serikat mencatat tonggak penting dalam pengembangan energi nuklir setelah reaktor nuklir yang dikembangkan perusahaan swasta berhasil mencapai tahap first criticality atau kondisi kritis pertama untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat dekade.
Pencapaian ini dianggap sebagai langkah besar dalam kebangkitan industri nuklir Amerika sekaligus membuka jalan bagi pengembangan pembangkit listrik nuklir generasi baru yang lebih kecil, efisien, dan fleksibel.
Reaktor demonstrasi Mark-0 yang dikembangkan oleh Antares Nuclear melalui Program Percontohan Reaktor Departemen Energi Amerika Serikat menjadi proyek reaktor canggih pertama yang berhasil mencapai kondisi kritis menjelang peringatan 250 tahun kemerdekaan AS pada 4 Juli 2026.
Tahap first criticality merupakan momen ketika reaktor berhasil menciptakan reaksi berantai nuklir yang dapat mempertahankan dirinya sendiri secara terkendali, memungkinkan produksi energi untuk pertama kalinya.
Departemen Energi Sebut Kebangkitan Industri Nuklir Amerika
Departemen Energi AS menyebut pencapaian tersebut sebagai "momen bersejarah" sekaligus menandai kebangkitan kembali industri nuklir Amerika setelah puluhan tahun stagnasi.
Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan keberhasilan ini menjadi pencapaian pertama bagi reaktor non-air ringan yang dikembangkan pihak swasta di Amerika Serikat dalam lebih dari 40 tahun terakhir.
"Untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat dekade, reaktor non-light-water yang dikembangkan swasta berhasil mencapai kondisi kritis di Amerika Serikat. Ini merupakan langkah penting dalam kebangkitan energi nuklir Amerika," ujar Wright.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Presiden Donald Trump, para ilmuwan, insinyur Antares Nuclear, dan tim dari Idaho National Laboratory yang terlibat dalam proyek tersebut.
Jadi Fondasi Reaktor Nuklir Generasi Baru
Keberhasilan Mark-0 dipandang sebagai tahap krusial menuju pengembangan mikroreaktor canggih yang nantinya dapat digunakan untuk menghasilkan listrik dalam berbagai kebutuhan sipil maupun militer.
Reaktor tersebut menggunakan inti reaktor berskala penuh dan fasilitas yang sama dengan proyek uji reaktor lanjutan Antares yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.
CEO Antares Nuclear Jordan Bramble menyebut pencapaian tersebut sebagai tonggak bersejarah bagi industri nuklir modern.
"Kami menjadi desain reaktor baru pertama yang menjalani pengujian menggunakan bahan bakar nuklir dalam lebih dari 50 tahun," katanya.
Berpotensi Digunakan di Bumi Hingga Misi Luar Angkasa
Departemen Energi AS menilai uji coba Mark-0 berhasil membuktikan aspek keselamatan dan performa operasional teknologi fisi nuklir yang dikembangkan Antares.
Setelah melalui tahap pengujian lanjutan dan proses perizinan dari Komisi Regulasi Nuklir Amerika Serikat, mikroreaktor seperti Mark-0 diproyeksikan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pasokan energi di instalasi militer terpencil hingga mendukung misi eksplorasi luar angkasa di masa depan.
Asisten Menteri Energi untuk Energi Nuklir Ted Garrish mengatakan keberhasilan ini membuktikan efektivitas Program Percontohan Reaktor yang didorong pemerintah AS.
Menurutnya, banyak pihak sebelumnya meragukan proyek tersebut dapat mencapai kondisi kritis dalam waktu kurang dari satu tahun.
"Pencapaian ini menunjukkan bahwa masa depan energi nuklir Amerika sedang dibangun sekarang," ujarnya.
Keberhasilan Mark-0 sekaligus memperkuat ambisi Amerika Serikat untuk memimpin pengembangan teknologi nuklir generasi berikutnya di tengah meningkatnya kebutuhan energi global dan persaingan teknologi dengan negara-negara besar lainnya.
Sumber: Telegraphindia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum








