Israel Perintahkan Evakuasi Besar-Besaran di Kota Tyre Lebanon, Puluhan Ribu Warga dan Pengungsi Terancam Serangan

AKURAT.CO Militer Israel (IDF) mengeluarkan perintah evakuasi besar-besaran bagi warga Kota Tyre di Lebanon selatan pada Selasa (9/6/2026), termasuk kawasan permukiman Kristen dan lebih dari 10 kamp pengungsi. Langkah ini dilakukan menjelang operasi militer yang diklaim menargetkan posisi kelompok Hizbullah yang didukung Iran.
Juru bicara IDF berbahasa Arab, Avichay Adraee, meminta warga segera meninggalkan rumah mereka dan bergerak ke wilayah utara Sungai Zahrani, sekitar 32 kilometer dari area yang diperkirakan menjadi sasaran operasi militer.
“Atas dasar keselamatan Anda, segera tinggalkan rumah dan bergerak ke utara Sungai Zahrani. Keberadaan di wilayah selatan sungai dapat membahayakan nyawa,” tulis Adraee melalui media sosial X.
Menurut Israel, sejumlah elemen Hizbullah diduga beroperasi di kawasan permukiman sipil, termasuk di wilayah mayoritas Kristen di Kota Tyre. IDF memperingatkan bahwa bangunan yang digunakan untuk kepentingan militer Hizbullah dapat menjadi target serangan dalam waktu dekat.
Ketegangan Israel-Iran Kembali Memanas
Perintah evakuasi tersebut muncul hanya sehari setelah Israel dan Iran menghentikan sementara eskalasi militer langsung yang terjadi sepanjang akhir pekan.
Konflik memanas setelah serangan Israel ke pinggiran selatan Beirut memicu respons Iran berupa peluncuran puluhan rudal ke wilayah Israel. Sebagai balasan, Israel menggempur sejumlah target militer di Iran bagian tengah dan barat.
Meski kedua pihak menghentikan serangan langsung, Teheran memperingatkan bahwa serangan Israel ke Lebanon dapat memicu respons yang jauh lebih keras.
Pemerintah Iran bahkan menegaskan bahwa jika operasi militer Israel di Lebanon terus berlanjut, maka langkah balasan yang disebut “lebih menghancurkan” akan segera diambil.
Netanyahu Ancam Balasan Keras
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan negaranya tidak akan menerima serangan apa pun yang berasal dari Lebanon maupun Iran.
Dalam pernyataannya, Netanyahu mengatakan Hizbullah dan Iran berusaha menciptakan situasi baru di mana mereka dapat menyerang Israel tanpa konsekuensi.
“Itu tidak akan terjadi. Selama saya memimpin, Israel akan merespons dengan kekuatan penuh terhadap setiap serangan,” tegas Netanyahu.
Pernyataan tersebut semakin mempertegas posisi Israel yang siap melanjutkan operasi militernya jika ancaman dari Hizbullah dan Iran terus berlanjut.
Trump Klaim Kesepakatan Iran Hampir Tercapai
Di tengah meningkatnya ketegangan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa Washington dan Teheran berada di ambang kesepakatan penting terkait program nuklir Iran.
Berbicara di Bandara Internasional John F. Kennedy, New York, Trump menyatakan kedua pihak sangat dekat dengan perjanjian yang akan memastikan Iran tidak dapat mengembangkan senjata nuklir.
Trump juga mengklaim bahwa Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia yang selama berbulan-bulan mengalami gangguan akibat konflik, akan kembali dibuka segera setelah kesepakatan ditandatangani.
“Kesepakatan itu bisa tercapai dalam dua atau tiga hari ke depan. Kami sangat dekat,” ujar Trump.
Ia menambahkan bahwa solusi diplomatik jauh lebih efektif dibandingkan melanjutkan aksi militer yang berpotensi memperpanjang konflik dan mengganggu stabilitas global.
Sumber: UPI
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








