AS dan Iran Berpeluang Bertemu di Piala Dunia 2026, Ini Skenarionya

AKURAT.CO Tim Nasional Amerika Serikat (AS) dan Iran berpeluang saling berhadapan pada ajang Piala Dunia 2026. Pertemuan kedua negara tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu laga yang paling menyita perhatian publik dunia, mengingat hubungan politik antara Washington dan Teheran yang masih diwarnai ketegangan.
Piala Dunia 2026 akan berlangsung di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dalam pembagian grup, AS tergabung di Grup D, sementara Iran berada di Grup G.
Dengan format baru yang melibatkan 48 negara peserta, peluang kedua tim untuk bertemu di fase gugur cukup terbuka. Setidaknya terdapat dua skenario utama yang memungkinkan AS dan Iran saling berhadapan sebelum babak perempat final.
Skenario pertama dapat terjadi apabila kedua tim sama-sama finis sebagai runner-up grup. Jika AS menempati posisi kedua di Grup D dan Iran juga menjadi runner-up Grup G, maka keduanya akan langsung bertemu pada babak 32 besar.
Baca Juga: Bek Persib Kakang Rudianto Yakin Portugal Bisa Angkat Trofi Piala Dunia 2026
Berdasarkan bagan pertandingan yang telah ditetapkan FIFA, duel tersebut akan berlangsung pada laga ke-88 yang dijadwalkan digelar pada 3 Juli 2026. Pertandingan ini sekaligus menjadi laga hidup-mati pertama bagi kedua tim di fase gugur.
Sementara itu, skenario kedua dapat terjadi apabila AS dan Iran sama-sama keluar sebagai juara grup. Dalam kondisi tersebut, kedua tim harus terlebih dahulu memenangkan pertandingan babak 32 besar.
Jika keduanya berhasil lolos, maka AS dan Iran akan berhadapan pada babak 16 besar. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6 atau 7 Juli 2026 dalam laga ke-94 turnamen.
Selain dua jalur utama tersebut, peluang pertemuan juga masih terbuka melalui skenario lain, termasuk jika salah satu atau kedua tim lolos sebagai peringkat ketiga terbaik. Namun, jalur tersebut lebih kompleks karena bergantung pada hasil pertandingan grup lain serta susunan bagan fase gugur yang baru dapat dipastikan setelah seluruh laga penyisihan selesai.
Apabila lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik, kemungkinan AS dan Iran bertemu baru akan terjadi pada fase yang lebih jauh seperti semifinal atau bahkan final. Namun sejumlah pengamat menilai peluang tersebut relatif kecil mengingat ketatnya persaingan pada turnamen edisi 2026.
Baca Juga: Manfaatkan Momentum, halocoko Resmi Jadi Brand Official Ice Cream FIFA World Cup 2026,
Dengan demikian, peluang paling realistis bagi AS dan Iran untuk bertemu adalah ketika keduanya sama-sama finis sebagai runner-up grup sehingga langsung berhadapan di babak 32 besar. Alternatif lainnya adalah jika kedua negara menjadi juara grup dan sama-sama melaju ke babak 16 besar.
Apabila skenario tersebut benar-benar terwujud, laga AS kontra Iran dipastikan akan menjadi salah satu pertandingan yang paling dinanti dalam Piala Dunia 2026, bukan hanya karena aspek olahraga, tetapi juga karena latar belakang hubungan diplomatik kedua negara yang kerap menjadi sorotan dunia internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








