Terkait Penembakan di Destinasi Wisata, Meksiko Perketat Keamanan Destinasi Wisata Jelang Piala Dunia 2026

AKURAT.CO Menteri Keamanan Meksiko, Omar García Harfuch mengatakan aparat keamanan diperintahkan untuk segera memperketat pengamanan di situs arkeologi dan destinasi wisata utama di seluruh negeri. Perintah ini dikeluarkan menyusul dengan peristiwa penembakan yang menewaskan turis asal Kanada.
Ia menyebut pemerintah akan meningkatkan kehadiran Garda Nasional Meksiko, memperketat pemeriksaan keamanan di lokasi-lokasi strategis, serta memperkuat sistem pengawasan guna mengidentifikasi dan mencegah potensi ancaman terhadap warga maupun wisatawan.
Langkah tersebut diambil untuk meredakan kekhawatiran terkait keamanan menjelang ajang Piala Dunia FIFA.
Pemerintahan Presiden Claudia Sheinbaum sebelumnya mengklaim capaian positif di bidang keamanan. Data pemerintah menunjukkan angka pembunuhan menurun tajam sejak ia menjabat, mencapai level terendah dalam satu dekade. Pemerintah juga menyebut telah menindak sejumlah pemimpin kartel dan mencatat penurunan penyitaan fentanyl di perbatasan Amerika Serikat–Meksiko.
Namun, situasi keamanan kembali menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah lonjakan kekerasan di Guadalajara pada Februari yang dipicu oleh terbunuhnya salah satu bos kartel paling berpengaruh di Meksiko. Insiden tersebut memicu kekhawatiran luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Baca Juga: Turis Kanada Tewas, 13 Luka dalam Penembakan di Situs Teotihuacan Meksiko
Sheinbaum menegaskan tidak akan ada risiko bagi penggemar yang datang ke turnamen. Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga menyatakan “memiliki kepercayaan penuh” terhadap Meksiko sebagai tuan rumah. Sheinbaum kemudian bertemu dengan perwakilan FIFA untuk meninjau kesiapan keamanan pertandingan yang akan digelar di negara tersebut.
Pemerintah Meksiko turut memperkuat langkah pengamanan dengan mengerahkan sekitar 100.000 personel keamanan di seluruh negeri, terutama di tiga kota tuan rumah, yakni Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey. Selain itu, lebih dari 2.000 kendaraan militer, puluhan pesawat, serta drone akan dikerahkan, disertai pembentukan perimeter keamanan di sekitar stadion dan bandara.
“Seperti yang bisa Anda lihat, kami sangat siap untuk Piala Dunia,” ujar Sheinbaum pada awal Maret.
Meski penembakan di kawasan piramida pada Senin (20/4/2026) tergolong jarang terjadi, insiden tersebut kembali memicu sorotan terhadap kemampuan pemerintah dalam mencegah kekerasan selama turnamen, sekaligus meningkatkan tekanan terhadap otoritas.
FIFA tidak memberikan komentar terkait insiden tersebut, mengingat badan sepak bola dunia itu biasanya tidak menanggapi isu keamanan di luar lokasi resmi pertandingan.
Analis keamanan, Saucedo, menilai fokus pengamanan di kota tuan rumah dan kawasan wisata seperti Teotihuacan berpotensi mengorbankan wilayah lain yang justru lebih membutuhkan kehadiran aparat.
“Peristiwa seperti yang terjadi kemarin di Teotihuacan menunjukkan aparat keamanan publik kewalahan,” ujarnya.
Sumber: PBS
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







