Akurat Logo

Ben Gvir Serukan 'Lebanon Harus Dibakar', Ketegangan Memuncak Usai 4 Tentara Israel Tewas

Fitra Iskandar | 19 Juni 2026, 16:37 WIB
Ben Gvir Serukan 'Lebanon Harus Dibakar', Ketegangan Memuncak Usai 4 Tentara Israel Tewas
Itamar Ben Gvir. Foto: SC Youtube

AKURAT.CO Menteri Keamanan Nasional Israel dari kubu sayap kanan, Itamar Ben Gvir, kembali memicu kontroversi setelah menyerukan tindakan keras terhadap Lebanon menyusul tewasnya empat tentara Israel dalam pertempuran di wilayah selatan negara tersebut.

Dalam pernyataan yang disampaikan Jumat (19/6/2026), Ben Gvir menegaskan bahwa keamanan Israel tidak boleh menjadi bahan kompromi, bahkan di tengah upaya internasional untuk mempertahankan gencatan senjata regional.

"Dengan segala hormat kepada Amerika Serikat, Israel harus menjelaskan kepada dunia bahwa darah putra-putra kami dan keamanan warga kami tidak bisa ditawar. Seluruh Lebanon harus terbakar," kata Ben Gvir.

Pernyataan keras itu muncul hanya beberapa hari setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan untuk menghentikan konflik yang lebih luas di Timur Tengah, termasuk mendorong penghentian pertempuran di Lebanon.

Empat Tentara Israel Tewas

Militer Israel sebelumnya mengumumkan kematian empat personelnya dalam operasi tempur di Lebanon selatan.

Salah satu korban yang diumumkan adalah Letnan Kolonel Dor Gedalia Ben Simhon. Tiga tentara lainnya juga dilaporkan gugur, meski identitas mereka belum dipublikasikan secara resmi.

Dalam insiden terpisah, militer Israel menyebut seorang perwira cadangan mengalami luka berat akibat serangan drone bermuatan bahan peledak di Lebanon selatan. Empat tentara lainnya mengalami luka ringan.

Kematian para prajurit tersebut menjadi salah satu kerugian terbesar yang dialami Israel sejak tercapainya kesepakatan penghentian konflik antara Washington dan Teheran awal pekan ini.

Serangan Israel Tewaskan 18 Orang di Lebanon

Di sisi lain, otoritas Lebanon melaporkan sedikitnya 18 orang tewas akibat serangkaian serangan udara Israel yang menghantam wilayah selatan negara itu pada Jumat.

Militer Israel menyatakan operasi tersebut menargetkan posisi dan infrastruktur milik Hizbullah yang masih aktif di kawasan perbatasan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.