Akurat Logo

Iran Klaim Batalkan Serangan Setelah Ukraina Meminta Maaf

Fitra Iskandar | 4 Agustus 2026, 10:01 WIB
Iran Klaim Batalkan Serangan Setelah Ukraina Meminta Maaf
Bendera Ukraina - VOA

AKURAT.CO Iran mengklaim sempat mempersiapkan serangan terhadap tiga lokasi di Ukraina sebelum akhirnya membatalkan operasi tersebut setelah menerima permintaan maaf dari pemerintah Kyiv. Pernyataan itu disampaikan penasihat militer senior Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Mohsen Rezaei, pada Senin (4/8/2026).

Dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran, Rezaei mengatakan angkatan bersenjata Iran telah menyelesaikan seluruh persiapan untuk melancarkan serangan sebelum keputusan pembatalan dibuat.

Menurutnya, operasi tersebut dihentikan setelah adanya langkah diplomatik dari Ukraina yang dianggap sebagai bentuk permintaan maaf atas insiden sebelumnya.

Namun, Rezaei tidak menjelaskan secara rinci lokasi maupun waktu rencana serangan yang dimaksud.

Iran Ancam Kapal yang Gunakan Jalur Tidak Resmi di Selat Hormuz

Selain membahas ketegangan dengan Ukraina, Rezaei juga mengeluarkan peringatan terkait aktivitas maritim di Selat Hormuz.

Ia menegaskan Iran tidak akan mengizinkan adanya jalur pelayaran alternatif di luar rute yang telah ditentukan oleh Teheran. Menurutnya, setiap kapal perang asing yang mencoba menggunakan "jalur ilegal" akan menjadi sasaran.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan terkait keamanan salah satu jalur perdagangan minyak paling penting di dunia itu.

Iran Klaim Serangan ke AS Berhasil Gagalkan Target Militer Washington

Rezaei juga mengklaim Iran berhasil memberikan kerugian besar terhadap pasukan Amerika Serikat dalam konflik bersenjata terbaru yang berlangsung selama 17 hari.

Ia menyebut serangan rudal dan drone Iran telah menggagalkan tujuan militer Washington di kawasan.

Namun, klaim tersebut belum mendapat konfirmasi independen dari pihak Amerika Serikat.

Ketegangan Iran-Ukraina Meningkat Usai Insiden Kapal Dagang

Pernyataan Rezaei muncul setelah Iran menuduh Ukraina melakukan serangan terhadap sebuah kapal komersial Iran di Laut Kaspia pada 25 Juli. Insiden tersebut disebut menewaskan satu awak kapal.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi kemudian menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha bahwa Kyiv harus memberikan kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan tersebut.

Ukraina belum memberikan penjelasan lengkap terkait tuduhan tersebut.

Sumber: AA

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.