Akurat Logo

Dikira Tewas dalam Banjir Nepal, Nenek 70-an Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari Tertimbun Reruntuhan

Fitra Iskandar | 7 September 2026, 09:18 WIB
Dikira Tewas dalam Banjir Nepal, Nenek 70-an Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari Tertimbun Reruntuhan
Chandika Kumari Shrestha, seorang perempuan lanjut usia, ditemukan masih hidup setelah 10 hari terjebak di dalam rumahnya yang runtuh - Reuters

AKURAT.CO Harapan menemukan korban selamat dari bencana banjir dahsyat di Nepal sempat menipis. Namun, sebuah suara dari balik reruntuhan pada Sabtu, 5 September 2026, membuat tim penyelamat kembali bekerja dengan penuh harapan.

Chandika Kumari Shrestha, seorang perempuan lanjut usia, ditemukan masih hidup setelah 10 hari terjebak di dalam rumahnya yang runtuh akibat banjir besar yang menerjang Desa Betrawati, salah satu wilayah yang paling parah terdampak bencana di Nepal.

Keluarga Shrestha bahkan telah mengira dirinya meninggal dunia. Prosesi berkabung selama 11 hari disebut sudah dimulai ketika petugas penyelamat justru menemukan tanda-tanda kehidupan dari balik bangunan yang hancur.

Petugas kepolisian Mahendra Darnal mengatakan timnya sedang memeriksa kawasan tersebut ketika mendengar suara dari reruntuhan.

"Selamatkan saya," terdengar suara dari tengah puing-puing.

Terjebak di Ruang Sempit Selama 10 Hari

Rumah Shrestha yang sebelumnya memiliki empat lantai tersapu arus banjir. Bangunan tersebut kemudian berada di tengah endapan lumpur dan material yang sangat tebal.

Menurut Darnal, tim penyelamat awalnya tidak mengetahui apakah masih ada orang yang bertahan di dalam bangunan.

Namun, suara yang terdengar membuat mereka segera mencari sumbernya.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit. Petugas akhirnya menemukan Shrestha berada di ruang sempit yang masih menyisakan kantong udara di antara reruntuhan.

Ia kemudian berhasil dikeluarkan dan dibawa ke rumah sakit militer untuk mendapatkan perawatan.

Darnal mengatakan dirinya terus berkomunikasi dengan keluarga korban selama proses pencarian. Saat itu, keluarga Shrestha sudah memulai masa berkabung karena menganggap perempuan tersebut tidak mungkin selamat.

Betrawati Jadi Salah Satu Wilayah Terparah

Shrestha merupakan salah satu dari ratusan orang yang sebelumnya dilaporkan hilang di Betrawati.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.