Akurat Logo

AS Hancurkan 5 Kapal Pengangkut Minyak Iran usai IRGC Serang Kapal Perang di Teluk

Fitra Iskandar | 9 September 2026, 06:30 WIB
AS Hancurkan 5 Kapal Pengangkut Minyak Iran usai IRGC Serang Kapal Perang di Teluk
Peta Selat Hormuz. Foto: BBC

AKURAT.CO Militer AS menghancurkan lima kapal pengangkut minyak mentah milik Iran. Serangan itu dilakukan sebagai respons atas dua upaya Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menargetkan kapal perang Angkatan Laut AS dengan rudal balistik dalam dua hari terakhir.

Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) pada Selasa menyatakan kapal perang AS berhasil menghindari seluruh serangan rudal dan tetap melanjutkan patroli di perairan kawasan Teluk.

"Kapal perang AS berhasil mengelak dari serangan yang dicoba Iran dan tidak ada personel Amerika yang terluka," demikian pernyataan resmi CENTCOM.

Marco Rubio Ancam Iran Kehilangan Tanker

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan Iran akan terus kehilangan kapal tanker setiap kali mencoba menyerang kapal perang Amerika.

Dalam kunjungannya ke Kolombia, Rubio mengatakan Washington tidak akan membiarkan ancaman terhadap armada lautnya berlalu tanpa balasan.

"Iran terus mencoba menyerang kapal Angkatan Laut AS. Setiap kali mereka melakukannya atau mencoba melakukannya, mereka akan kehilangan tanker," kata Rubio kepada wartawan.

Pernyataan itu muncul hanya beberapa jam sebelum CENTCOM mengumumkan penghancuran lima kapal pengangkut minyak Iran.

Iran Akui Tanker Diserang

Di pihak Iran, kantor berita Tasnim melaporkan sebuah kapal tanker terkena serangan di dekat area labuh Pulau Kharg, salah satu terminal ekspor minyak terbesar Iran. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut karena seluruh awak berhasil dievakuasi.

Sementara itu, televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan dua kapal tanker lainnya juga diserang di sekitar Pelabuhan Jask. Seluruh kru disebut telah diselamatkan menggunakan sekoci sebelum kapal mengalami kerusakan lebih lanjut.

Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.