Wabah Campak AS Meluas, Pennsylvania Catat Kematian Keempat pada 2026

AKURAT.CO Wabah campak di Amerika Serikat (AS) terus meluas setelah Pennsylvania melaporkan kematian keempat yang terkait dengan penyakit tersebut pada 2026. Korban terbaru adalah seorang berusia 18 tahun dari Mifflin County yang meninggal akibat komplikasi neurologis langka dan berat setelah terinfeksi campak.
Departemen Kesehatan Pennsylvania menyatakan seluruh empat korban yang tercatat di negara bagian tersebut tidak menerima vaksin campak.
Kasus terbaru itu menambah tekanan terhadap penanganan wabah campak AS yang kini menjadi yang terburuk di Pennsylvania dalam lebih dari tiga dekade. Hingga 2026, Pennsylvania telah mencatat 693 kasus campak di 38 county, berdasarkan data Departemen Kesehatan negara bagian.
Secara nasional, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mencatat 3.294 kasus campak terkonfirmasi hingga 10 September 2026. Angka tersebut tersebar di 47 yurisdiksi dan menunjukkan peningkatan signifikan kasus penyakit yang sebelumnya dinyatakan telah dieliminasi dari AS.
Korban terbaru meninggal akibat komplikasi campak
Koroner Mifflin County menyatakan korban berusia 18 tahun tersebut meninggal akibat acute disseminated encephalomyelitis (ADEM), komplikasi neurologis langka dan berat yang dapat terjadi setelah infeksi campak. Departemen Kesehatan Pennsylvania kemudian mengonfirmasi kematian tersebut sebagai kematian terkait campak.
Satu kematian lainnya yang baru dikonfirmasi terjadi di Jefferson County dan melibatkan seorang perempuan berusia 40 tahun. Dua kematian sebelumnya terjadi pada bayi di Lancaster County pada Agustus. Departemen Kesehatan Pennsylvania menyatakan keempat korban tidak divaksinasi, sementara kedua bayi tersebut belum cukup usia untuk mendapatkan vaksin.
Sekretaris Kesehatan Pennsylvania Debra Bogen mengatakan pihaknya prihatin atas kematian tersebut dan menyebut negara bagian itu sedang menghadapi wabah campak terburuk dalam lebih dari 30 tahun.
Hampir 700 kasus campak di Pennsylvania
Departemen Kesehatan Pennsylvania melaporkan 693 kasus campak di 38 county sepanjang 2026. Sebanyak 133 pasien telah menjalani perawatan di rumah sakit berdasarkan pembaruan data negara bagian pada 14 September.
Kasus-kasus tersebut meningkat di tengah penyebaran campak di sejumlah wilayah AS. CDC mencatat lebih dari 3.200 kasus terkonfirmasi secara nasional hingga 10 September, menjadikan 2026 sebagai salah satu tahun dengan jumlah kasus campak tertinggi dalam beberapa dekade.
Campak merupakan penyakit yang sangat menular. Gejalanya antara lain demam, batuk, pilek, mata merah dan berair, kemudian diikuti ruam yang biasanya mulai muncul di kepala sebelum menyebar ke bagian tubuh lainnya. Penyakit ini juga dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia dan pembengkakan otak.
AS pernah mengeliminasi campak pada 2000
Campak dinyatakan telah dieliminasi di AS pada 2000 setelah program vaksinasi berhasil menekan penularan penyakit tersebut. Namun, munculnya wabah dalam beberapa tahun terakhir kembali meningkatkan perhatian terhadap cakupan vaksinasi dan penyebaran penyakit di berbagai negara bagian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








