Akurat
Pemprov Sumsel

Evan Vucci, Fotografer Hebat di Balik Foto Bersejarah Penembakan Trump

Shalli Syartiqa | 14 Juli 2024, 19:17 WIB
Evan Vucci, Fotografer Hebat di Balik Foto Bersejarah Penembakan Trump

AKURAT.CO Fotografer AP, Evan Vucci, menjadi salah satu tokoh penting di balik percobaan pembunuhan Mantan Presiden Amerika Serikat sekaligus calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump saat berkampanye di Butler, Pennsylvania.

Dikutip dari AP News, Minggu (14/7/2024), seorang pria bersenjata melepaskan beberapa tembakan ke arah panggung dari posisi yang lebih tinggi di luar lokasi kampanye Donald Trump.

Baru lima menit berlangsung, suasana kampanye Trump di Butler berubah mencekam ketika terdengar suara tembakan keras saat Trump tengah berbicara, pada Jumat (13/7/2024) sekitar pukul 18.15.

Peristiwa percobaan pembunuhan Trump ini menggambarkan pengalaman dramatis seorang fotografer bernama Vucci yang bertugas selama rapat umum tersebut.

Vucci yang menganggap acara tersebut sebagai rapat umum biasa, tiba-tiba mendengar suara tembakan di tengah kerumunan.

Baca Juga: Kompolnas Pantau Laporan Dugaan Kesaksian Palsu oleh Aep dan Dede dalam Kasus Vina Cirebon

Reaksinya sebagai seorang fotografer yang berpengalaman langsung terfokus pada tugasnya untuk mendokumentasikan momen penting tersebut.

Vucci tidak memikirkan keselamatannya atau keadaan di sekitarnya; ia hanya peduli tentang bagaimana mendokumentasikan sejarah dengan baik.

Dengan cepat, ia mengarahkan lensa kameranya ke arah mantan Presiden Trump dan mulai mempertimbangkan aspek teknis seperti pencahayaan dan komposisi untuk memastikan foto yang diambilnya optimal.

“Dari situlah saya mengarahkan lensa saya ke mantan Presiden Trump,” ungkap Vucci.

Setelah penembakan terjadi, Vucci segera bergerak mengikuti instingnya dan posisi agen Dinas Rahasia, mengantisipasi tindakan mereka untuk mengamankan Trump.

Foto-foto yang diambil oleh Vucci pada saat itu menunjukkan Trump yang berlumuran darah, yang kemudian menjadi viral dan menggemparkan negara.

“Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apa yang perlu saya lakukan? Di mana saya harus berada? Bagaimana pencahayaannya? Bagaimana komposisinya? Itulah hal-hal yang mulai terlintas di benak Anda,” sambung Vucci.

Diketahui, Vucci juga termasuk fotografer veteran yang juga pernah bertugas di Irak yang dilanda perang.

Ia menjabat sebagai Kepala Fotografer untuk Associated Press di Washington dan merupakan penerima Penghargaan Pulitzer serta penghargaan Edward R. Murrow.

Vucci memenangkan penghargaan Murrow berkat video dokumenternya yang mengisahkan kehidupan satu peleton tentara Amerika dan keluarga mereka selama tugas tempur selama 15 bulan di Mosul, Irak.

Dedikasinya pada profesi ini terlihat jelas dari ketenangannya dalam menghadapi situasi berbahaya dan kemampuannya untuk tetap fokus pada tugasnya.

Baca Juga: Balap di Pertamax Turbo Drag Fest 2024, Para Pembalap Rasakan Akselerasi Mantap Pertamax Turbo

Meskipun ada perdebatan mengenai signifikansi politik dari foto-fotonya, Vucci tetap profesional dan tidak terganggu oleh opini publik.

“Saya memotret politik untuk mencari nafkah, kawan. Setiap foto yang saya ambil akan menjadi bahan perdebatan orang-orang,” tegasnya.

Baginya, tugas utamanya adalah mendokumentasikan momen-momen penting dengan baik sehingga dapat dikenang sebagai bagian dari sejarah.

Vucci menyadari bahwa foto-fotonya dapat mempengaruhi wacana politik, tetapi ia tetap berkomitmen untuk melakukan pekerjaannya dengan sebaik mungkin.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.