Rusia Serang Jembatan di Zaporizhzhia, Ukraina Balas Kirim 650 Drone ke Moskow
AKURAT.CO Serangan Rusia ke Ukraina kembali meningkat. Rusia melancarkan serangan terhadap sebuah jembatan di wilayah Zaporizhzhia, sementara Ukraina dilaporkan mengirim 650 drone ke wilayah Moskow dalam serangan udara besar-besaran pada Selasa malam.
Serangan Rusia di Zaporizhzhia, Ukraina, menyebabkan sedikitnya lima orang terluka. Administrasi militer setempat menyebut dua korban merupakan pekerja Palang Merah atau International Committee of the Red Cross (ICRC).
Di sisi lain, serangan drone Ukraina ke Moskow dilaporkan berlangsung sepanjang malam. Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan sekitar 650 drone Ukraina dikirim ke wilayah tersebut. Laporan Ukraina yang belum terkonfirmasi juga menyebut sebuah fasilitas minyak besar kemungkinan terkena serangan.
Serangan Rusia Lukai Lima Orang di Zaporizhzhia
Administrasi militer Zaporizhzhia menyatakan serangan Rusia menyebabkan kerusakan pada infrastruktur jembatan di wilayah tersebut.
Sedikitnya lima orang mengalami luka-luka dalam serangan tersebut. Dua di antaranya disebut merupakan pekerja Palang Merah yang berada di lokasi ketika serangan terjadi.
Serangan terhadap infrastruktur transportasi menjadi salah satu bagian dari eskalasi terbaru dalam perang Rusia-Ukraina, yang terus berlangsung meski kedua pihak sebelumnya berulang kali membahas kemungkinan penghentian konflik.
650 Drone Ukraina Dilaporkan Serang Wilayah Moskow
Sementara itu, Rusia menghadapi gelombang serangan drone Ukraina di sekitar Moskow.
Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan 650 drone dikirim Ukraina ke wilayah tersebut pada malam hari. Klaim tersebut disampaikan melalui Telegram, tetapi jumlah drone yang disebutkan belum dapat diverifikasi secara independen.
Gubernur wilayah Moskow Andrei Vorobyov mengatakan serangan tersebut menyebabkan dua orang tewas. Korban disebut merupakan pria berusia 20-an dan 70-an.
Sekitar 10 orang lainnya dilaporkan terluka.
Vorobyov juga mengatakan sedikitnya 47 rumah pribadi mengalami kerusakan yang tersebar di tujuh wilayah administratif.
Laporan dari pihak Ukraina menyebut sebuah fasilitas minyak besar kemungkinan menjadi salah satu target serangan. Namun, informasi tersebut masih belum terverifikasi secara independen.
Rangkaian serangan terbaru menunjukkan perang Rusia-Ukraina kembali memasuki fase eskalasi serangan udara dan serangan terhadap infrastruktur di wilayah kedua negara.
Sumber: Swedenherald
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







