AKURAT.CO - Nasi adalah kebutuhan utama dalam berbagai aspek kehidupan, sebab memenuhi kebutuhan nutrisi dan juga energi tubuh.
Nasi adalah sumber karbohidrat utama, dimana dapat memberikan energy cepat yang diperlukan oleh tubuh untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Selain itu, juga mengandung nutrisi penting seperti vitamin B, serat dan mineral, yang berperan untuk menjaga kesehatan sistem saraf, pencernaan serta tulang.
Baca Juga: Jadi Makanan Favorit Kartini, Ini Dia Resep Nasi Bogana Enak, Lezat Dan Mudah Dibuat Di Rumah
Beberapa individu memang memiliki kebiasaannya masing-masing. Diantara mereka menyukai nasi yang sudah dingin, beberapa lainnya nasi panas menjadi pilihannya.
Ternyata di antara keduanya dapat mempengaruhi kesehatan tubuh yang mengkonsumsinya lho, simak selengkapnya.
Dikutip dari lama national library of medicine dan berbagai sumber lainnya, berikut beberapa hal yang perlu diketahui tentang nasi panas dan nasi dingin:
Baca Juga: Manfaat Nasi Jagung, Makanan Andalan Pahlawan Indonesia Di Medan Perang
Nasi Panas
Lebih mudah dicerna
Nasi panas cenderung lebih mudah dicerna oleh tubuh. Sebab kondisi panas membuat butiran nasi menjadi lebih lunak dan lebih ringan
Kadar glikemik yang tinggi
Nasi panas umumnya memiliki kadar indeks glikemik yang tinggi. Indeks glikemik (IG) adalah ukuran seberapa cepat makanan meningkatkan kadar glukosa dalam darah.
Makanan dengan IG tinggi cenderung membuat lonjakan glukosa darah lebih cepat dibandingkan dengan makanan dengan IG rendah.
Gula darah mudah meningkat
Merujuk penjelasan sebelumnya, IG mengukur seberapa cepat suatu makanan dapat mingkatkan kadar glukosa dalam darah setelah dikonsumsi.
Nasi panas sendiri memiliki IG yang tinggi yang dapat menyebabkan mudahnya lonjakan kadar gula darah.
Cepat merasa lapar
Mengonsumsi nasi panas yang memiliki IG tonggo dapat memicu rasa lapar lebih cepat dibandingkan dengan makanan yang memiliki IG rendah.
Baca Juga: Ganjar Di Jalan Braga, Makan Nasi Goreng Hingga Temui Pelukis
Nasi dingin
Zat pati dalam nasi dingin sulit dicerna
Zat pati dalam nasi dingin lebih sulit dicerna dibandingkan dengan nasi panas. Sebab ketika nasi dingin, sifat pati dalam nasi berubah menjadi bentuk yang lebih kompleks sehingga lebih sulit untuk dicerna
Kadar glikemik rendah
Berbanding terbalik dengan nasi panas, nasi dingin memiliki IG yang lebih rendah.
Karbohidrat yang diserap lebih sedikit
Karbohidrat dalam nasi dingin diserap lebih sedikit dibandingkan dengan nasi yang baru dimasak atau masih panas.
Ketika karbohidrat tidak sepenuhnya diserap di usus halus, penyerapan glukosa menjadi lebih lambat, yang pada gilirannya dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan energi secara bertahap.
Rasa kenyang lebih lama
Sebagai bagian dari pola makan yang seimbang, nasi dingin dapat menjadi pilihan yang baik untuk memberikan energi yang bertahan lama dan membantu menjaga keseimbangan nutrisi serta rasa kenyang
Dari memahami perbedaan antara nasi panas dan nasi dingin, dapat membantu untuk membuat pilihan yang lebih tepat dalam menjaga kesehatan.
Seimbangkan pula konsumsi nasi dengan beragam makanan sehat lainnya, dan tetap jalani gaya hidup sehat untuk mencapai keseimbangan yang optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







