AKURAT.CO Beras adalah makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia.
Namun, belakangan ini muncul praktik tidak bertanggung jawab berupa pengoplosan beras yang dapat menimbulkan bahaya konsumsi beras oplosan bagi kesehatan.
Apa Itu Beras Oplosan dan Mengapa Berbahaya?
Beras oplosan adalah beras yang dicampur dengan bahan lain yang tidak seharusnya ada atau dalam komposisi yang tidak sesuai standar.
Praktik pengoplosan bisa terjadi dengan berbagai modus, mulai dari mencampur beras berkualitas rendah dengan beras berkualitas tinggi, atau bahkan mencampur beras dengan bahan non-pangan seperti plastik atau pemutih yang berbahaya. Tujuannya tentu untuk meraup keuntungan lebih besar dengan menekan biaya produksi.
Dampak Buruk Bahaya Konsumsi Beras Oplosan pada Kesehatan
Meskipun terlihat mirip dengan beras asli, bahaya konsumsi beras oplosan sangatlah serius dan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Berikut beberapa di antaranya:
- Gangguan Pencernaan Akut: Bahan tambahan yang tidak seharusnya ada dalam beras, seperti plastik atau zat kimia industri, tidak dapat dicerna oleh tubuh. Ini bisa menyebabkan mual, muntah, diare, sakit perut hebat, hingga keracunan akut.
- Kerusakan Organ Internal: Paparan jangka panjang terhadap bahan kimia berbahaya atau partikel non-pangan dapat memicu kerusakan serius pada organ vital seperti ginjal, hati, dan paru-paru. Zat-zat ini dapat terakumulasi dalam tubuh dan mengganggu fungsi organ secara bertahap.
- Risiko Kanker: Beberapa bahan kimia yang digunakan dalam pengoplosan, terutama pemutih atau pewarna tekstil, diketahui bersifat karsinogenik (penyebab kanker). Konsumsi rutin dalam jangka waktu lama bisa meningkatkan risiko penyakit mematikan ini.
- Kekurangan Gizi: Beras oplosan seringkali memiliki kualitas gizi yang sangat rendah, bahkan hampir tidak ada. Jika terus-menerus dikonsumsi, tubuh akan kekurangan nutrisi esensial yang diperlukan untuk fungsi normal, menyebabkan malnutrisi dan rentan terhadap berbagai penyakit.
- Reaksi Alergi dan Iritasi: Kandungan asing dalam beras oplosan dapat memicu reaksi alergi pada individu yang sensitif, menyebabkan gatal-gatal, ruam kulit, atau bahkan masalah pernapasan yang serius.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








