GTA 6 Resmi Ditunda hingga Mei 2026, Penggemar Kecewa Berat

AKURAT.CO Rockstar Games akhirnya mengumumkan bahwa peluncuran Grand Theft Auto 6 (GTA 6) ditunda hingga Mei 2026. Padahal sebelumnya, sekuel dari game legendaris ini dijadwalkan rilis di konsol terbaru pada akhir 2025.
Lewat pernyataan resminya, Rockstar mengatakan butuh waktu tambahan untuk memastikan kualitas game sesuai ekspektasi para penggemar. "Memberikan pada tingkat kualitas yang Anda harapkan dan pantas dapatkan," tulisnya, dikutip Minggu (4/5/2025).
GTA 6 sudah menjadi salah satu game paling ditunggu dalam sejarah. Sejak trailer perdananya dirilis pada Desember 2023 dan ditonton lebih dari 100 juta kali, antusiasme publik terus meningkat.
Trailer berdurasi 90 detik itu memperkenalkan dua tokoh utama dalam game. Lokasinya bernama Leonida, yang terinspirasi dari negara bagian Florida.
Penundaan ini memicu kekecewaan dari banyak penggemar. Salah satunya adalah Dienne Kawende (27), penggemar setia yang merasa sangat kecewa.
"Saya benar-benar marah sekarang. Ketika GTA 5 keluar, saya masih remaja. Sekarang saya sudah bekerja dan bahkan mungkin tidak punya waktu untuk main GTA 6 saat dirilis nanti," ujarnya, dikutip dari BBC.
GTA 6 hanya akan tersedia untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S saat peluncuran. Ini berarti para pemilik konsol generasi lama harus melakukan upgrade. Sayangnya, harga kedua konsol tersebut juga baru saja naik.
Rockstar dikenal dengan siklus pengembangan yang panjang. Sebelumnya, Red Dead Redemption 2 juga mengalami penundaan sebelum akhirnya dirilis pada 2018.
Namun perusahaan ini juga dikenal perfeksionis. CEO Take Two, Strauss Zelnick, bahkan pernah mengatakan bahwa setiap game Rockstar harus terasa seperti sesuatu yang benar-benar baru.
Meski mengalami penundaan, banyak pihak tetap optimis GTA 6 akan mencetak rekor penjualan saat dirilis. Bahkan, game ini diprediksi mampu melampaui kesuksesan GTA 5 yang saat ini menjadi game terlaris kedua sepanjang masa.
Rilis ini juga diharapkan mampu menggairahkan kembali industri game global yang tengah menghadapi banyak tantangan, termasuk PHK dan penutupan studio.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







