Terungkap! Ini Kandungan Berbahaya dalam Buah Kecubung

AKURAT.CO Di balik keindahannya yang menawan, buah kecubung menyimpan bahaya mematikan. Buah yang sering disalahgunakan untuk keperluan berbahaya ini ternyata mengandung sejumlah zat alkaloid yang beracun.
Zat alkaloid ini dapat ditemukan di hampir seluruh bagian tanaman kecubung, termasuk akar, tangkai, daun, buah, bunga, dan biji, meskipun dalam konsentrasi yang berbeda.
Baca Juga: 5 Bahaya Buah Kecubung Bagi Kesehatan, Menjadi Penyebab Dua Orang di Banjarmasin Tewas!
Alkaloid dalam tanaman kecubung paling banyak terdapat di akar dan biji, dengan kadar berkisar antara 0,4-0,9%, sedangkan di daun dan bunga hanya 0,2-0,3%.
Kandungan alkaloid di masing-masing bagian tanaman bervariasi, yaitu 0,813% pada daun muda, 0,038% pada daun tua, dan 0,2% pada bunga.
Seperti diketahui, alkaloid adalah senyawa organik yang mengandung satu atau lebih atom nitrogen, biasanya terikat dalam struktur siklik yang beragam bentuknya.
Senyawa ini umumnya berwarna putih dan memiliki kelarutan yang sedang dalam air.
Meskipun banyak alkaloid bersifat racun bagi manusia, beberapa di antaranya memiliki efek fisiologis yang menonjol dan bermanfaat dalam pengobatan.
Dalam tumbuhan kecubung, terdapat tiga jenis alkaloid utama: antropin, hiosiamin, dan skopolamin.
Antropin memiliki efek antikolinergik, yang berarti dapat menghambat kerja neurotransmitter asetilkolin. Selain itu, hiosiamin yang memiliki efek yang mirip dengan antropin, tetapi lebih kuat.
Terakhir, skopolamin yang memiliki efek sedatif (menenangkan) dan hipnotik (mengantuk), dan dapat digunakan untuk mengobati insomnia, mabuk perjalanan, dan mual.
Dampak Konsumsi Kecubung
Mengutip dari The MHS Journals dan laman resmi Pemerintah Provinsi Jambi, efek buruk konsumsi kecubung antara lain:
- Pupil mata melebar
- Gangguan sistem saraf pusat
- Dehidrasi
- Tekanan darah tinggi
- Kram otot
- Halusinasi
- Sindrom kaki gelisah
- Gangguan sistem pencernaan
- Mulut kering
Secara mental, kecubung dapat menyebabkan amnesia, kebingungan, psikosis, dan halusinasi, serta mempengaruhi suasana hati dan ekspresi emosi.
Efek mental ini biasanya hanya muncul pada kasus overdosis. Namun, perlu diingat bahwa bahkan konsumsi dalam jumlah kecil dapat menyebabkan mabuk saat proses metabolisme berlangsung.
Penting untuk diingat bahwa kecubung adalah tanaman beracun dan tidak boleh dikonsumsi. Penggunaan kecubung tanpa pengawasan medis dapat membahayakan kesehatan, bahkan berakibat fatal.
Baca Juga: Viral 2 Orang Tewas Usai Konsumsi Kecubung di Banjarmasin, Bisa Bikin Mabuk hingga Hilang Kendali!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






