Persiapan Fisik dan Nutrisi: Kunci Penting Sebelum Mengikuti Lari Maraton

AKURAT.CO Dokter spesialis gizi klinik dari Universitas Indonesia, dr. Pande Putu Agus Mahendra, M.Gizi, Sp.GK, yang juga anggota tim Monev Medis dan Nutrisi Kementerian Pemuda dan Olahraga, menekankan pentingnya mempersiapkan kondisi fisik sebelum mengikuti maraton.
Salah satu caranya adalah dengan memastikan asupan gizi yang tepat sesuai kebutuhan harian.
Menurut dr. Putu, calon peserta maraton harus mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dengan prioritas pada karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan energi.
"Makanan utama yang dikonsumsi harus mengandung karbohidrat, namun tetap diimbangi dengan protein hewani seperti ikan, telur, atau tempe," kata Putu, dikutip pada Senin (16/9/2024).
Baca Juga: Studi: Polusi Udara Selama Kehamilan Tingkatkan Risiko Depresi Pasca Persalinan hingga 3 Tahun
Ia juga menyarankan agar makanan berat dikonsumsi setidaknya enam jam sebelum lomba, sementara pisang atau kurma bisa dimakan satu jam sebelum berlari sebagai sumber energi cepat.
Makanan yang dikonsumsi sebaiknya mudah dicerna oleh tubuh, dan mengandung beragam nutrisi.
"Tidak ada satu jenis makanan yang bisa memberikan hasil optimal, yang terbaik adalah konsumsi beragam pangan," jelas dr. Putu, yang juga bekerja sebagai Konsultan Departemen Anti Doping untuk Federasi Internasional Pencak Silat.
Ia mengingatkan agar calon pelari maraton menghindari makanan berlemak tinggi dan makanan berserat tak larut, yang dapat mengganggu pencernaan. Penggunaan suplemen yang tidak jelas kandungannya juga sebaiknya dihindari.
Baca Juga: Sikap Baim Wong ke Paula Verhoeven Dikuliti Netizen, Sopir Pasang Badan
Dr. Putu juga menekankan pentingnya menjaga hidrasi dengan air mineral atau larutan elektrolit selama berlari.
"Minumlah sedikit-sedikit tetapi sering untuk mencegah dehidrasi," tambahnya.
Ia merekomendasikan agar peserta maraton berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi olahraga untuk mendapatkan panduan nutrisi yang sesuai, mengingat banyak kasus pelari yang mengalami masalah kesehatan setelah lari, bahkan berakhir fatal.
Selain nutrisi, istirahat yang cukup dan perhatian pada bagian tubuh yang rawan cedera juga sangat penting untuk menghindari cedera selama maraton.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Prabowo dan Jokowi Kompak di Peringatan HUT RI, Gerindra: Hal yang Wajar
- 10Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk








