Mengenal LDL dan HDL: Dua Wajah Kolesterol dalam Tubuh Manusia

AKURAT.CO Kolesterol, zat lemak yang kerap dicap jahat, sejatinya memiliki peran vital dalam tubuh manusia.
Namun tidak semua kolesterol diciptakan sama. Dua jenis utama, LDL (Low-Density Lipoprotein) dan HDL (High-Density Lipoprotein), memainkan peran berlawanan dalam sistem kardiovaskular.
Memahami keduanya menjadi kunci dalam mencegah penyakit jantung dan stroke, dua penyebab kematian tertinggi di dunia menurut World Health Organization (WHO)
LDL: Si "Kolesterol Jahat"
LDL sering disebut sebagai bad cholesterol karena membawa kolesterol dari hati ke seluruh tubuh dan dapat menumpuk di dinding arteri. Penumpukan ini membentuk plak yang menyempitkan pembuluh darah, memicu aterosklerosis, serangan jantung, atau stroke.
Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) di Amerika Serikat, kadar LDL tinggi (di atas 160 mg/dL) berkorelasi kuat dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
Dr. Michael Blaha, seorang ahli jantung dari Johns Hopkins University, menyatakan LDL yang tinggi tidak hanya angka, tapi cerminan risiko kerusakan dinding arteri yang akan memengaruhi jantung dan otak Anda di masa depan.
HDL: Si "Kolesterol Baik"
Berbanding terbalik, HDL dikenal sebagai good cholesterol. Ia bertugas mengangkut kolesterol berlebih dari pembuluh darah kembali ke hati untuk dibuang. Kadar HDL yang tinggi (di atas 60 mg/dL) justru melindungi jantung.
Dr. Dariush Mozaffarian, dekan Friedman School of Nutrition Science di Tufts University, menyebut HDL sebagai "sapu jalanan pembuluh darah".
“HDL membantu membersihkan kelebihan kolesterol dan menjaga aliran darah tetap lancar. Tingkat HDL tinggi dapat mengimbangi dampak negatif dari LDL yang sedikit meningkat," ujarnya dulansir The Lancet.
Keseimbangan adalah Kunci
Menjaga kadar LDL tetap rendah dan HDL tetap tinggi adalah bagian penting dari gaya hidup sehat. Perbandingan peran LDL dan HDL sering dianalogikan oleh Dr. Peter Attia, seorang dokter spesialis metabolisme dan longevity.
“LDL adalah seperti karyawan buruk yang merusak tembok perusahaan (arteri), sementara HDL adalah petugas keamanan yang bersih-bersih setelahnya. Anda ingin sebanyak mungkin petugas keamanan di lapangan," sebutnya.
LDL dan HDL bukan sekadar angka dalam hasil laboratorium. Mereka adalah indikator nyata dari dinamika metabolisme tubuh yang memengaruhi kesehatan jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





