AKURAT.CO Perut kembung merupakan keluhan yang cukup umum dan sering dianggap sepele. Namun, jika kondisi ini terjadi terus menerus, bisa jadi ada faktor tertentu yang perlu diwaspadai.
Rasa tidak nyaman di perut, sering sendawa, atau perasaan begah setelah makan dapat menjadi tanda adanya gangguan pencernaan yang lebih serius.
Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Perut Kembung Sendiri Di Rumah Mudah Dan Cepat
Kebiasaan Makan yang Tidak Tepat
Salah satu penyebab umum perut kembung berulang adalah pola makan yang kurang baik. Mengutip dari Alodokter, kebiasaan makan terlalu cepat dapat membuat udara ikut tertelan sehingga menyebabkan penumpukan gas dalam saluran pencernaan.
Begitu pula dengan konsumsi makanan yang tinggi gas seperti kol, brokoli, minuman bersoda, atau gorengan yang dapat memperparah rasa kembung.
Selain itu, kebiasaan makan dalam porsi besar sekaligus juga bisa memperlambat proses pencernaan. Ketika lambung bekerja terlalu berat, gas akan lebih mudah terbentuk dan menimbulkan perasaan tidak nyaman di perut.
Masalah Pencernaan atau Intoleransi Makanan
Perut kembung yang terjadi terus menerus juga bisa menjadi pertanda adanya gangguan pada sistem pencernaan. Intoleransi terhadap laktosa atau gluten sering kali menyebabkan produksi gas berlebih dalam usus. Kondisi ini membuat penderita merasa kembung, sering buang angin, hingga sakit perut.
Selain intoleransi makanan, gangguan seperti sindrom iritasi usus (IBS) dan gangguan pencernaan fungsional juga dapat memicu perut terasa penuh dan tidak nyaman dalam jangka panjang. Jika gejala ini sering muncul, pemeriksaan medis sebaiknya segera dilakukan.
Baca Juga: 5 Cara Jitu Mengatasi Perut Kembung, Gas Langsung Bablas
Faktor Stres dan Kurang Aktivitas Fisik
Stres dan kurangnya aktivitas fisik juga dapat menjadi pemicu perut kembung. stres dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik dalam usus, memperlambat pencernaan, dan meningkatkan produksi gas. Hal ini membuat perut lebih mudah terasa begah meski tidak mengonsumsi makanan berlebih.
Aktivitas fisik seperti berjalan kaki setelah makan dapat membantu mempercepat proses pencernaan.
Gerakan tubuh yang ringan dapat mencegah penumpukan gas dan mengurangi rasa tidak nyaman.
Perut kembung yang terjadi terus menerus sebaiknya tidak diabaikan, karena dapat menjadi tanda adanya gangguan pencernaan atau kebiasaan hidup yang kurang sehat.
Dengan memperbaiki pola makan, mengelola stres, dan menjaga aktivitas fisik, kondisi ini dapat dikendalikan secara alami.
Nora Niswatun Choirina (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






