Gigi Belakang Sering Nyeri Saat Mengunyah? Simak Penyebabnya

AKURAT.CO Pernah merasa nyeri tiba-tiba di gigi belakang setiap kali mengunyah makanan? Kondisi ini ternyata lebih umum terjadi daripada yang kamu kira, dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor mulai dari kerusakan gigi hingga masalah gusi.
Yuk, kenali penyebabnya supaya bisa cepat ditangani!
Baca Juga: Cara Atasi Gigi Ngilu Setelah Scaling dengan Cepat
Penyebab Gigi Belakang Nyeri Saat Mengunyah
1. Karies gigi
Kerusakan pada lapisan enamel membuat lapisan dentin terbuka dan saraf di pulpa gigi terpapar. Kondisi ini menyebabkan rasa nyeri yang tajam, terutama saat mengunyah.
2. Infeksi gigi dan abses
Bakteri dapat menyerang akar gigi atau gusi, membentuk nanah dan pembengkakan.
Nyeri sering muncul saat tekanan diberikan pada gigi yang terinfeksi.
3. Penyakit gusi dan periodontitis
Peradangan atau kerusakan jaringan penyangga gigi membuat gigi longgar dan mudah sakit ketika mengunyah.
4. Gigi retak atau patah
Gigi yang retak atau patah dapat menimbulkan rasa nyeri saat menahan tekanan makanan.
5. Sensitivitas gigi
Pengikisan atau kerusakan enamel membuat gigi lebih sensitif terhadap makanan panas, dingin, atau keras.
6. Bruxism (menggemeretakkan gigi)
Kebiasaan ini memberi tekanan berlebih pada gigi belakang, memicu nyeri dan ketegangan otot rahang.
7. Penumpukan karang gigi
Karang gigi dapat memicu infeksi dan peradangan di sekitar gigi belakang, menimbulkan rasa sakit saat mengunyah.
8. Sisa makanan di sela gigi
Makanan yang terselip di antara gigi bisa mengiritasi gusi dan jaringan sekitarnya, menimbulkan rasa tidak nyaman.
Baca Juga: 7 Tips Ampuh Mengatasi Karang Gigi dengan Bahan Alami di Rumah
Cara Mengatasinya
1. Berkumur dengan air garam hangat
Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu membersihkan bakteri penyebab nyeri dan mengurangi peradangan. Cukup campurkan setengah sendok teh garam ke segelas air hangat, lalu kumur selama 30–60 detik secara rutin.
2. Kompres dingin di area nyeri
Mengompres area pipi yang teasa sakit dengan es atau kompres dingin selama sekitar 20 menit bisa mengecilkan pembengkakan dan meredakan nyeri. Lakukan beberapa kali sehari sesuai kebutuhan.
3. Sikat gigi dan gunakan dental floss
Menjaga kebersihan gigi sangat penting untuk mencegah nyeri berulang.
Gunakan sikat gigi lembut dengan pasta khusus gigi sensitif, lalu bersihkan sela-sela gigi dengan dental floss agar sisa makanan tidak menimbulkan iritasi atau infeksi.
4. Obat pereda nyeri
Jika nyeri cukup mengganggu, konsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen sesuai dosis yang dianjurkan.
Pastikan tidak memiliki alergi atau kondisi medis yang membuat obat tersebut berisiko bagi tubuh.
5. Pencegahan dan langkah lanjutan
Hindari makanan keras, panas atau dingin ekstrem, atau asam agar gigi tidak tertekan.
Jika nyeri bertahan lebih dari 2–3 hari atau muncul bengkak, segera periksa ke dokter gigi.
Pemeriksaan rutin setiap enam bulan juga penting untuk mencegah masalah gigi.
Menjaga kebersihan gigi dan mengenali tanda-tanda nyeri sejak awal adalah langkah penting untuk mencegah masalah gigi yang lebih serius.
Dengan rutin merawat gigi, menerapkan cara sederhana untuk meredakan nyeri, dan berkonsultasi dengan dokter gigi bila keluhan berlanjut.
Laporan: Aqila Shafiqa Aryaputri/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






