Akurat Logo

​Konsumsi Gula Warga RI Lampaui Batas Aman, usmile Hadirkan Enzim Dextranase Cegah Gigi Berlubang

Nuzulul Karamah | 12 Mei 2026, 19:08 WIB
​Konsumsi Gula Warga RI Lampaui Batas Aman, usmile Hadirkan Enzim Dextranase Cegah Gigi Berlubang
Dr. Liu Jitao, Head of Research & Development usmile Global. Cr: usmile

AKURAT.CO, Tren konsumsi gula di Indonesia kini tengah berada di lampu kuning.

Data terbaru menunjukkan rata-rata asupan gula harian masyarakat menembus angka 62–75 gram, angka yang jauh melampaui batas aman 50 gram yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

​Fenomena "gula tersembunyi" ini tak hanya mengintai organ dalam, tapi juga menjadi ancaman nyata bagi kesehatan mulut.

Risiko karies atau gigi berlubang disebut melonjak hingga 2,8 kali lipat akibat metabolisme bakteri streptococcus mutans yang mengubah sisa manis menjadi asam serta "lem" plak yang lengket (glukan).

Baca Juga: Hati-hati, Konsumsi Gula Berlebih Bisa Mempercepat Penuaan Sel

​Inovasi Proteksi Biologis: Enzim Dextranase & Lysozyme

​Menyikapi darurat kesehatan mulut ini, brand perawatan oral usmile meluncurkan usmile Optical White.

Produk ini membawa terobosan perlindungan biologis melalui aksi ganda enzim Dextranase dan Lysozyme.

​Berbeda dengan cara kerja sikat gigi biasa, Dextranase bekerja layaknya pelarut cerdas yang memecah struktur lengket glukan.

Sementara itu, Lysozyme hadir sebagai antibakteri alami untuk menekan kuman penyebab karies di kondisi mulut yang asam.

Dokter Liu Jitao, Head of Research & Development usmile Global, memaparkan pentingnya pencegahan di level biologis ini.

​"Di tengah tingginya asupan gula harian, pembersihan gigi secara mekanis konvensional sering kali tidak lagi memadai karena bakteri mengubah gula menjadi glukan yang sangat lengket. Riset kami di usmile berfokus pada pencegahan di tingkat biologis. Penggunaan enzim seperti Dextranase terbukti secara klinis mampu mendegradasi glukan tersebut dan menurunkan daya lekat plak pada permukaan enamel. Bersama dengan Lysozyme, formulasi ini membongkar fondasi plak dan mencegah demineralisasi secara proaktif sebelum terlambat," jelas dr. Liu Jitao, Selasa (12/5/2026).

​Kehadiran inovasi berbasis sains ini ternyata langsung disambut antusias oleh konsumen Indonesia.

Tak hanya mengandalkan kekuatan enzim, usmile Optical White juga memanjakan pengguna dengan teknologi color-correcting busa biru untuk menetralisir noda kuning, serta aroma Swiss Haute Fragrance yang mewah.

​Sejak diluncurkan pada 6 April 2026, produk ini mencatatkan performa gemilang di pasar digital.

Hanya dalam dua minggu, nilai transaksi hariannya melampaui angka Rp100 juta.

Baca Juga: Konsumsi Gula Berlebihan Dapat Mempercepat Penuaan Dini

​Puncaknya, pada periode 4–10 Mei 2026, usmile Optical White sukses merajai daftar Weekly Product sebagai pasta gigi premium No. 1 di TikTok Shop, sekaligus menembus jajaran Top 10 Product di Shopee.

Capaian ini membuktikan bahwa kesadaran masyarakat akan perlindungan gigi di tengah krisis konsumsi gula semakin meningkat.

​Hadirnya solusi preventif ini diharapkan menjadi garis pertahanan utama bagi masyarakat Indonesia untuk tetap bisa menikmati gaya hidup modern tanpa mengesampingkan kesehatan gigi dan mulut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.