Sunway Kuala Lumpur Sembuhkan Nenek 102 Tahun hingga Berjalan, Usai Cedera Serius di Pinggul

AKURAT.CO, Malaysia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi medical tourism pilihan pasien Indonesia, khususnya dalam penanganan kasus kompleks pada lansia.
Didukung teknologi medis modern, dokter spesialis berpengalaman, serta akses yang relatif dekat dari Indonesia, banyak pasien kini memilih Malaysia untuk mendapatkan perawatan yang lebih terintegrasi dan nyaman.
Salah satunya kisah seorang wanita berusia 102 tahun yang berhasil melakukan operasi pinggul di Sunway Medical Centre, Sunway City, Kuala Lumpur, yang berhasil kembali berjalan hanya dalam waktu 48 jam setelah menjalani operasi.
Baca Juga: Sunway Medical Centre Penang Resmikan Pusat Kanker Terbaru sebagai Rujukan Utama di Wilayah Utara
Pasien yang akrab disapa “Popo” ini dikenal sebagai wanita paruh baya yang aktif, dan juga memiliki mental yang kuat, apalagi Popo biasa menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri, bahkan membantu menjalankan usaha keluarga.
Popo tiba-tiba dilarikan ke UGD di Sunway Medical Centre, Sunway City, Kuala Lumpur karena sempat terjatuh hingga dirinya mengalami neck of femur fracture, yaitu cedera serius pada bagian pinggul yang umum terjadi pada lansia akibat kerapuhan tulang.
Pada usia lanjut, cedera seperti ini sering kali menjadi awal dari penurunan kondisi fisik secara drastis.
Kasus tersebut langsung ditangani melalui layanan Fracture Liaison Service (FLS), sebuah sistem perawatan multidisiplin khusus pasien patah tulang lansia yang dimiliki Sunway Medical Centre. Layanan ini membantu mempercepat proses evaluasi dan penanganan medis secara terkoordinasi.
Penanganan dipimpin oleh dokter spesialis ortopedi, Dokter Jeffrey Jaya Raj, bersama tim dokter geriatri, anestesi, dan rehabilitasi medis.
Menurut tim dokter, operasi cepat menjadi langkah penting agar pasien dapat kembali bergerak dan menghindari komplikasi serius akibat terlalu lama berbaring.
“Intervensi dini adalah kuncinya. Jika operasi ditunda, pasien mungkin tidak akan bisa berjalan lagi, dan itu dapat memicu berbagai komplikasi lainnya,” jelas Dokter Jeffrey.
Baca Juga: Sunway Medical Centre Penang Bagi-bagi Paket Cek Kesehatan Beli 1 Gratis 1
Dalam waktu kurang dari 24 jam setelah dirawat, Popo menjalani prosedur bipolar hemiarthroplasty, yaitu operasi penggantian sebagian sendi pinggul yang dirancang untuk meminimalkan waktu operasi dan mengurangi tekanan fisik pada tubuh pasien lansia.
Operasi dilakukan menggunakan anestesi regional dan spinal tanpa anestesi total guna mengurangi risiko komplikasi, dan berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar satu jam.
Hasilnya pun sangat cepat.
Keesokan harinya, Popo sudah dapat berdiri dan mulai melangkah dengan bantuan tim rehabilitasi.
Pada usia 102 tahun, Popo tercatat sebagai pasien tertua yang menjalani operasi di Sunway Medical Centre dan diyakini menjadi salah satu pasien operasi pinggul tertua di Asia Tenggara.
Tim dokter dari Sunway Medical Centre, Sunway City, Kuala Lumpur, menegaskan bahwa keberhasilan pemulihan ini tidak hanya bergantung pada tindakan operasi, tetapi juga dukungan keluarga yang sangat kuat.
Selama masa pemulihan, Popo didampingi anak, cucu, hingga cicitnya yang terus memberikan semangat.
“Kalau saya masih bisa berjalan, saya ingin melakukannya,” ujar Popo kepada keluarganya.
Menurut Dokter Jeffrey, keberhasilan kasus ini merupakan hasil kerja sama seluruh tim medis, mulai dari layanan gawat darurat, anestesi, operasi, hingga rehabilitasi.
“Setiap langkah sangat penting,” tutupnya.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa usia bukan selalu menjadi batas untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.
Dengan penanganan medis yang tepat, teknologi modern, serta dukungan keluarga yang kuat, harapan untuk kembali aktif dan mandiri tetap terbuka, bahkan pada usia lanjut.
Melalui pendekatan perawatan yang terintegrasi, Sunway Medical Centre Kuala Lumpur terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan bertaraf internasional bagi pasien dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







