Berapa Lama Idealnya Tidur Orang Dewasa? Ini Durasi yang Dianjurkan agar Tubuh Tetap Sehat

AKURAT.CO Berapa lama idealnya tidur orang dewasa? Inilah penjelasan lengkap untuk menjaga kesehatan tubuh.
Tidur yang cukup merupakan salah satu kunci utama untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.
Tidur bukan hanya sekadar waktu untuk mengistirahatkan tubuh, tetapi juga momen penting bagi otak dan organ tubuh untuk memperbaiki diri setelah beraktivitas seharian.
Karena itu, durasi tidur yang cukup sangat berpengaruh terhadap kesehatan fisik, mental, hingga produktivitas.
Lalu, sebenarnya berapa lama idealnya tidur orang dewasa? Berikut penjelasan mengenai durasi tidur yang dianjurkan, manfaatnya bagi kesehatan, serta dampak yang bisa terjadi.
Baca Juga: Kemhan Gandeng Kemenkes Bentuk Tim Investigasi Usut Kematian Lima Peserta SPPI
Berapa Lama Idealnya Tidur Orang Dewasa?
Secara umum, orang dewasa berusia 18–64 tahun disarankan tidur sekitar 7–9 jam setiap malam.
Sementara itu, orang berusia 65 tahun ke atas umumnya membutuhkan waktu tidur sekitar 7–8 jam per malam.
Namun, kebutuhan tidur setiap orang tidak selalu sama. Ada yang merasa segar setelah tidur selama 7 jam, sementara yang lain membutuhkan sekitar 8 atau 9 jam agar tubuh benar-benar pulih.
Pentingnya Tidur 7–9 Jam untuk Orang Dewasa
Baca Juga: Erick Thohir Ingin Gelar Juara AVC Jadi Awal Dominasi Voli Indonesia di Asia
Tidur yang cukup memberikan banyak manfaat bagi tubuh, di antaranya:
Membantu tubuh memulihkan diri, termasuk memperbaiki jaringan dan otot yang lelah setelah beraktivitas.
Meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, karena otak memproses serta menyimpan informasi saat tidur.
Menjaga daya tahan tubuh, sehingga tubuh lebih siap melawan infeksi dan penyakit.
Menstabilkan suasana hati, sehingga risiko mudah marah, stres, atau cemas dapat berkurang.
Menjaga kesehatan jantung dan metabolisme, termasuk membantu mengatur tekanan darah, kadar gula darah, dan hormon.
Bahaya Kurang Tidur
Kurang tidur sesekali mungkin tidak langsung berdampak besar. Namun, jika menjadi kebiasaan, kondisi ini dapat menyebabkan:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Perintahkan Serangan Balasan, AS Kembali Gempur Iran
- 2Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Jadwal Lengkap Pertandingan Babak Knockout
- 3Bentrokan Berdarah Guncang Iran Barat, Pemberontakan Kurdi Kembali Menguat di Tengah Negosiasi AS-Iran?
- 4Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 Rilis! Ini Jadwal Laga Big Match yang Wajib Tonton
- 5Update Terbaru Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026: Jerman dan Belanda Gugur
- 6KPK Dikabarkan Gelar OTT di Kuansing, Sejumlah Pejabat Pemkab Diamankan
- 7Israel Resmi Akui Genosida Armenia, Turki Murka Sebut Upaya Tutupi Kejahatan di Gaza
- 8Afrika Selatan vs Kanada: Gol Menit Akhir Stephen Eustaquio Bawa Tuan Rumah ke 32 Besar
- 9Presiden Prabowo Terima Medali Loka Praja Samrakshana, Simbol Perlindungan dan Pengayoman pada Masyarakat
- 10Prabowo: Kita Hormati Kritik, Tapi Jangan Sampai Demokrasi Dirusak Kepentingan Asing







