Bukan Cuma Soal Harga, Ini Hal Penting yang Wajib Dicermati Orang Tua Saat Pilih Susu Anak

AKURAT.CO Harga kerap menjadi faktor penentu utama bagi para orang tua saat berbelanja susu untuk buah hati.
Produk berkantong ramah sering kali dianggap sebagai pilihan terbaik bagi anggaran keluarga, sementara susu berbanderol tinggi identik dengan kualitas gizi yang lebih premium.
Namun, patokan harga semata rupanya tidak cukup.
Para orang tua diimbau untuk tidak abai memeriksa detail penting lainnya pada kemasan, seperti kandungan gizi, kelompok usia yang sesuai, izin edar resmi, hingga rekam jejak produsen.
Baca Juga: Begini Cara Cerdik Supermarket Lindungi Susu Anak dari Pencurian
Dokter spesialis gizi RS Permata Depok, dr. Felianty Badralany Sp.G.K., menekankan pentingnya membaca tabel nutrisi pada kemasan alih-alih tergiur oleh kemasan menarik atau klaim pemasaran semata.
“Harus dilihat dari informasi nilai gizi yang tertera pada label kemasan. Selain itu orang tua perlu menghitung frekuensi anak dalam mengonsumsi susu,” ujarnya.
Daya tarik visual kemasan serta berbagai klaim seperti tinggi kalsium maupun kelengkapan vitamin jangan sampai mengalihkan perhatian dari label gizi yang sebenarnya.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun telah menegaskan bahwa seluruh informasi pada label pangan wajib jujur, tidak menyesatkan, dan mencerminkan kondisi produk yang sesungguhnya.
Setiap fase tumbuh kembang anak memiliki kebutuhan gizi yang berbeda. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memastikan kelompok usia yang tertera pada kemasan sudah sesuai dengan sang anak.
Baca Juga: Sering Abaikan Kerusakan Gigi Susu Anak? Ini Akibat Fatalnya
Jangan sampai godaan harga miring atau promo menarik membuat orang tua salah memberikan produk yang sebenarnya tidak dirancang sebagai minuman utama anak.
Salah satu produk yang memerlukan perhatian ekstra adalah susu kental manis (SKM).
BPOM menegaskan bahwa SKM bukanlah sumber gizi tunggal dan tidak disarankan untuk disajikan sebagai minuman susu harian.
Penggunaannya hanya diperuntukkan sebagai campuran, pelengkap, atau topping pada makanan dan minuman.
Faktor keamanan pangan menjadi poin kunci berikutnya yang wajib diperhatikan. BPOM mengampanyekan prinsip Cek KLIK—yakni Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa—sebelum membeli produk pangan, terlebih saat bertransaksi di toko daring atau marketplace.
Kemasan harus dipastikan dalam kondisi utuh dan tidak rusak, label dibaca dengan saksama, serta izin edar dan tanggal kedaluwarsa dipastikan masih berlaku.
Di samping itu, reputasi dan kredibilitas produsen juga patut menjadi bahan pertimbangan.
Produsen yang telah berpengalaman panjang di bidang nutrisi umumnya memegang teguh standar keamanan, kualitas, serta memiliki pemahaman mendalam terkait kebutuhan gizi anak.
Orang tua disarankan aktif menggali informasi mengenai rekam jejak perusahaan, fasilitas produksi, sertifikasi resmi, hingga tingkat kepatuhan produsen terhadap regulasi yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






