Ketua MUI Doakan Calhaj Indonesia Jadi Haji yang Mabrur dan Berkah

AKURAT.CO Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Muhammad Cholil Nafis atau yang akrab disapa Kiai Cholil turut mendoakan jemaah haji Indonesia agar mendapatkan haji yang mabrur.
"Selamat menunaikan ibadah haji kepada jemaah haji dari Indonesia. Hajjan mabruran wa sa’yan masykura wa tijaratan lan tabur," kata Kiai Cholil yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah Depok Jawa Barat itu melalui akun Twitter-nya @cholilnafis, Senin (6/6/2022).
Kepada jemaah haji yang belum bisa berangkat, Kiai Cholil pun mendoakan agar mereka mendapatkan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji dan mendapatkan jalan yang terbaik.
"Bagi yang belum bisa berangkat, baik karena kuota, umur lewat 65 tahun atau yang belum mampu bayar saya doakan Allah memberi yang terbaik," imbuhnya.
Sebelumnya, pada hari kedua operasional penyelenggaraan ibadah haji, sekitar 3.169 jemaah diberangkatkan ke Arab Saudi. Para jemaah haji ini tergabung dalam delapan kelompok terbang (kloter) dari lima embarkasi.
“Pada hari pertama, ada 2.763 jemaah dari lima embarkasi yang sudah diberangkatkan ke Arab Saudi. Jadi total jemaah yang diberangkatkan sampai hari ini sebanyak 5.945 orang,” kata Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ahmad Abdullah saat memberikan keterangan pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (5/6/2022).
Menurut Abdullah, pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Indonesia dibagi dalam dua gelombang.
Gelombang pertama, jemaah akan mendarat di Bandar Udara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Mereka akan menetap di Madinah dengan masa tinggal antara 8 -9 hari untuk menjalakan ibadah Arbain. Yaitu, Salat Wajib berjamaah dalam 40 waktu di Masjid Nabawi.
“Selama di Madinah, selain berziarah ke makam Rasulullah di Masjid Nabawi, jemaah juga akan mendapatkan paket ziarah ke berbagai tempat bersejarah seperti makam Baqi, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan Jabal Uhud,” jelasnya.
“Setelah menyelesaikan Arbain, jemaah akan diberangkatkan menuju kota Makkah untuk melaksanakan ibadah umrah wajib dengan mengambil miqat di Bir Ali,” sambungnya.
Gelombang kedua, mereka akan mendarat di Bandar Udara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah. Berikutnya, jemaah akan menuju Makkah untuk melakasanakan ibadah umrah wajib. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK

