Apa Bedanya Zakat Mal dan Zakat Fitrah? Begini Penjelasannya

AKURAT.CO Masih banyak orang yang mempertanyakan apa bedanya zakat mal dan zakat fitrah.
Meskipun keduanya sama-sama termasuk kewajiban bagi umat Islam, zakat mal dan zakat fitrah memiliki perbedaan yang mendasar, baik dari segi pengertian, waktu pelaksanaan, maupun siapa saja yang wajib menunaikannya.
Zakat mal berkaitan dengan harta yang dimiliki sepanjang tahun, sedangkan zakat fitrah lebih dikhususkan untuk membersihkan jiwa dan tubuh serta diberikan menjelang akhir Ramadhan.
Maka dari itu, artikel ini akan membahas perbedaan antara keduanya secara rinci agar lebih mudah dipahami.
Baca Juga: Niat Zakat Fitrah, Ini Lafaz dan Waktu Pelaksanaannya
Dikutip dari laman resmi BAZNAS, berikut perbedaan zakat mal dan zakat fitrah.
Apa Itu Zakat Mal?
Zakat maal adalah kewajiban yang harus dikeluarkan oleh setiap Muslim berdasarkan harta yang dimilikinya.
Tidak ada batasan waktu khusus untuk mengeluarkan zakat maal, yang mencakup berbagai jenis kekayaan, seperti uang, emas, pendapatan dari profesi, aset perdagangan, dan lainnya.
Menurut Syaikh Dr. Yusuf Al-Qaradhawi dalam bukunya "Fiqh az-Zakat", zakat maal mencakup beberapa jenis harta, antara lain:
1. Zakat atas simpanan emas, perak, dan barang berharga lainnya;
2. Zakat atas aset yang diperjualbelikan;
3. Zakat atas hasil tambang dan tangkapan laut;
4. Zakat atas pendapatan dari penyewaan aset;
5. Zakat atas hasil pertanian;
6.Zakat atas penghasilan dari jasa profesi;
7. Zakat atas hasil investasi saham dan obligasi;
8. Zakat atas hewan ternak dan hasil olahan dari tanaman serta hewan.
Baca Juga: Apakah Niat Zakat Fitrah Harus dengan Bahasa Arab? Begini Penjelasan Islam
Apa Itu Zakat Fitrah?
Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh umat Muslim menjelang Idul Fitri atau selama bulan Ramadan.
Besaran zakat fitrah ditentukan sebesar 3,5 liter atau 2,7 kilogram bahan makanan pokok.
Di Indonesia, zakat fitrah umumnya dibayar dengan beras, sesuai dengan bahan makanan pokok yang umum dikonsumsi oleh masyarakat setempat.
Selain itu, zakat fitrah juga dapat digantikan dengan uang yang setara dengan nilai bahan makanan pokok tersebut.
Baca Juga: Bolehkah Niat Zakat Fitrah Hanya di dalam Hati? Berikut Penjelasan Islam
Mengapa Umat Muslim Harus Membayar Zakat?
Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang mampu, sebagai bentuk kepatuhan terhadap perintah Allah SWT.
Kewajiban ini bukan hanya untuk membersihkan harta, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih besar dalam kehidupan sosial umat Islam.
Itulah perbedaan antara zakat mal dan zakat fitrah yang perlu dipahami oleh umat Muslim.
Masing-masing memiliki tujuan dan waktu pelaksanaan yang berbeda, namun keduanya sama-sama penting dalam mencapai keberkahan dan kesejahteraan, baik secara spiritual maupun sosial.
Baca Juga: Zakat Mal, Nisab Emas Dalam Islam
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









