Hukum Meyakini Prediksi HK dalam Islam, Apakah Tergolong Judi?

AKURAT.CO Dalam era digital saat ini, fenomena prediksi angka, termasuk dalam konteks "prediksi HK" atau prediksi angka keluaran Hongkong, telah menjadi perbincangan yang ramai di tengah masyarakat. Banyak orang mengikuti praktik ini dengan harapan memperoleh keuntungan finansial instan.
Namun, dari sudut pandang Islam, penting untuk menelaah secara lebih dalam apakah meyakini prediksi HK tersebut tergolong sebagai aktivitas yang dibenarkan atau justru termasuk dalam larangan agama.
Islam secara tegas melarang segala bentuk perjudian, baik yang tersurat maupun yang terselubung dalam bentuk permainan tebak angka. Praktik seperti prediksi HK pada dasarnya melibatkan unsur spekulasi dan taruhan, yang sangat dekat dengan esensi judi dalam pengertian syariat. Al-Qur’an secara eksplisit mengharamkan perjudian, sebagaimana dalam firman Allah dalam Surah Al-Ma’idah ayat 90:
يا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالأَنصَابُ وَالأَزْلاَمُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji dari perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu beruntung.”
Baca Juga: Ayah Farel Prayoga Ditangkap karena Judi Online, Ini Dampak Buruknya Menurut Islam
Ayat ini tidak hanya mencakup bentuk perjudian tradisional yang lazim dikenal pada masa Nabi, tetapi juga berlaku untuk seluruh bentuk praktik spekulatif yang mengandung unsur taruhan.
Prediksi angka HK—meski sering dikemas dengan istilah statistik atau probabilitas—pada hakikatnya merupakan bentuk modern dari al-maisir, yaitu perjudian.
Lebih lanjut, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam juga menegaskan dalam hadisnya larangan terhadap keuntungan yang diperoleh dari jalan yang tidak halal. Dalam riwayat sahih disebutkan:
من غشنا فليس منا
Artinya: “Barang siapa menipu kami, maka ia bukan termasuk golongan kami.”
Hadis ini memberi pesan moral yang kuat bahwa keuntungan yang didapat dengan cara tidak jujur, manipulatif, atau berisiko tinggi terhadap kerugian pihak lain—sebagaimana halnya dalam perjudian atau prediksi spekulatif angka—bukan hanya merugikan secara sosial, tapi juga merusak nilai-nilai etis dalam Islam.
Sebagian ulama kontemporer pun telah mengkaji fenomena judi online dan berbagai bentuk prediksi spekulatif dalam ranah digital sebagai bentuk baru dari perjudian klasik.
Mereka menegaskan bahwa meskipun medium dan bentuknya berubah, esensi judi tetap ada: adanya ketidakpastian, spekulasi, dan ekspektasi terhadap keuntungan yang bersumber dari nasib, bukan usaha produktif.
Dalam konteks ini, meyakini prediksi HK dengan harapan bahwa angka tersebut benar dan mendatangkan keberuntungan bukan hanya bertentangan dengan akidah Islam yang berbasis pada tawakal dan ikhtiar, melainkan juga dapat menyeret seseorang ke dalam praktik judi secara tidak sadar.
Baca Juga: Situs PeduliLindungi Diretas Jadi Laman Judi Online, Ini Hukum Bermain Judi Online dalam Fikih Islam
Keyakinan terhadap angka-angka tersebut sebagai penentu rezeki bisa berpotensi menodai prinsip tauhid, karena menggantungkan harapan pada selain Allah dan mengabaikan nilai usaha serta doa sebagai jalan rezeki yang sah.
Kesimpulannya, dalam pandangan Islam, meyakini dan mengikuti prediksi angka HK termasuk dalam kategori judi karena mengandung unsur spekulasi dan taruhan. Hal ini dilarang secara tegas dalam Al-Qur’an dan hadis.
Oleh karena itu, seorang Muslim hendaknya menjauhi praktik semacam ini dan kembali pada prinsip-prinsip syariat dalam mencari rezeki yang halal dan penuh keberkahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









