Wali Kota Malang Siap Mediasi Perselisihan Yai Mim dan Sahara

AKURAT.CO Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan siap membantu memediasi perseteruan antara dosen nonaktif UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin atau Yai Mim, dengan tetangganya, Sahara.
“Terima kasih banyak sudah perhatian terkait permasalahan antar rumah tangga dan keluarga ini. Alhamdulillah, saya sudah menelusuri untuk permasalahan ini,” kata Wahyu Hidayat, Minggu (28/9/2025) dalam keterangannya.
Ia menegaskan tidak tinggal diam setelah mengetahui perselisihan yang viral di media sosial. “Saya sudah memerintahkan kepada Pak Camat (Lowokwaru) dan besok di Kelurahan Merjosari mereka akan dimediasi oleh Pak Lurah dan Pak Camat,” ujarnya.
Wahyu, yang akrab disapa Pak Mbois, berharap mediasi bisa segera meredakan ketegangan. “Insya Allah, mudah-mudahan bisa selesai. Itu juga harus diselesaikan dengan kepala dingin. Kalau bisa saya pantau langsung pas pertemuan atau mediasi. Doakan tidak lama-lama, biar adem ayem,” tandasnya.
Sementara itu, konflik antar dua keluarga di Perumahan Joyogrand, Malang, sudah berlangsung sekitar dua pekan. Awalnya, Sahara mengunggah video perselisihan ke media sosial. Belakangan, Imam Muslimin bersama istrinya, Rosyidah Vignesvari, juga mengunggah video balasan yang mendapat dukungan warganet.
Namun, Imam mengaku kini terpaksa meninggalkan rumahnya setelah warga setempat menandatangani kesepakatan untuk mengusirnya. “Saya mengikuti diusir oleh pak RT, Pak RW dan ada tanda tangan warga. Ya saat ini di hotel di Kota Malang pindah-pindah,” ungkapnya.
Baca Juga: Muktamar PPP Ricuh, Siapa Caketum PPP Pilihan Kiai-kiai Jawa Timur?
Ia menambahkan, berat hati harus meninggalkan rumah tersebut. “Tapi kalau secara adat saya diminta pergi, ya saya pergi. Tapi jujur berat. Karena rumah itu rumah cita-cita kami,” kata Imam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









