75 Ribu Orang Ikut Seleksi Petugas Haji 2027, Kurang dari 1.000 yang Lolos

AKURAT.CO Sebanyak sekitar 75.000 orang mendaftar sebagai calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2027. Dari jumlah tersebut, Kementerian Haji dan Umrah hanya akan menerima kurang dari 1.000 orang.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk terlibat dalam pelayanan jemaah haji.
Menurut Dahnil, tingginya animo tersebut juga tidak terlepas dari perubahan mekanisme seleksi yang diterapkan pemerintah tahun ini. Salah satu perubahan utama adalah keterlibatan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam proses rekrutmen.
Baca Juga: Di Persidangan, Yaqut Bongkar soal Backdating dan Dugaan Tarik Fee Haji
Dengan sistem baru tersebut, peserta tidak perlu lagi datang ke Jakarta untuk mengikuti tahapan seleksi. Tes dapat dilakukan di daerah masing-masing melalui fasilitas yang bekerja sama dengan BKN.
“Banyak perubahan drastis dalam rekrutmennya. Jadi di setiap daerah, kalau dulu itu tesnya harus ke Jakarta. Tahun ini semuanya bisa di daerah masing-masing, bekerja sama dengan BKN,” ujar Dahnil seusai menghadiri Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Asrama Haji Banten, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (2/9/2026).
Dahnil mengatakan perubahan sistem tersebut ditujukan untuk membuat proses rekrutmen lebih efektif sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat dari berbagai daerah.
Dalam proses seleksi, sekitar 75.000 pendaftar akan mengikuti sejumlah tahapan. Salah satunya adalah Computer Assisted Test (CAT) yang dilaksanakan dengan sistem yang melibatkan BKN.
“Ini ada tes CAT hari ini, nanti kemudian setelah itu akan diumumkan hasilnya,” kata Dahnil.
Setelah mengikuti tahapan seleksi, peserta akan disaring berdasarkan kualifikasi yang telah ditentukan. Dengan jumlah penerimaan kurang dari 1.000 orang, persaingan untuk menjadi petugas haji tahun ini cukup ketat.
Dahnil juga menilai kerja sama dengan BKN merupakan bagian dari pembenahan sistem rekrutmen PPIH. Selain mempermudah akses peserta, mekanisme tersebut diharapkan dapat memperkuat transparansi dalam proses seleksi.
Baca Juga: Gus Yahya Hadir Persidangan Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
“Kerja sama dengan BKN juga menjadi bagian dari pembenahan sistem rekrutmen agar proses seleksi dapat berlangsung lebih transparan dan menjangkau calon petugas dari berbagai daerah,” ujarnya.
Petugas yang terpilih nantinya akan bertugas dalam penyelenggaraan ibadah haji 2027, termasuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pendampingan kepada jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







