Pihak Ronald Tannur Akan Laporkan Keluarga Dini Pencemaran Nama Baik, Anak Pejabat Punya Privilege

AKURAT.CO Keluarga Ronald Tannur, anak Anggota DPR Edward Tanur, yang menganiaya pacarnya hingga tewas akan melaporkan balik kuasa hukum dan keluarga Dini Sera Afrianti.
Laporan ini dilakukan oleh keluarga Ronald Tannur bersama pengacaranya karena adanya tuduhan intervensi yang menyebabkan pencemaran nama baik.
Pengacara Ronald Tannur, Lisa Rahmat, menyebutkan bahwa rencana pelaporan tersebut buntut dari penyebaran video pernyataan Ronald Tannur yang dilakukan keluarga dan pengacara korban sekitar Rabu (11/10/2023).
Dalam video yang beredar, terlihat keluarga dan kuasa hukum korban, Dimas Yemahura, didatangi oleh seseorang yang diduga pihak keluarga Ronald Tannur untuk memberikan uang damai.
Baca Juga: 5 Fakta Sadis Ronald Tannur Anak Anggota DPR RI Aniaya Pacar Hingga Tewas
Namun, Lisa membantah adanya tuduhan pihak keluarga Ronald Tannur yang memberikan sejumlah uang damai kepada keluarga korban seperti yang ada pada video tersebut.
Keluarga Ronald Tannur memang berencana untuk mendatangi rumah keluarga korban di Sukabumi, Jawa Barat.
Namun, hingga kini keluarga Ronald Tannur tidak kunjung mendatangi keluarga korban.
"Kami ini keluarga belum ke sana, masih mau minta waktu, enggak mungkin kami nyuruh orang. Kok sudah digoreng yang tidak-tidak, dikatakan (mau menyuap keluarga korban), ini kan fitnah,” ucapnya
Lisa juga menambahkan bahwa dengan beredarnya video tersebut di media sosial termasuk fitnah kepada keluarga Ronald Tanur.
Oleh karena itu, laporan yang diajukan sesuai dengan UU ITE serta pidana umum dalam KUHP.
Sementara itu, banyak netizen beramai-ramai mengomentari tindakan yang dilakukan keluarga Ronald Tannur sebagai bentuk pembelaan diri karena anak pejabat dan menyepelekan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak politisi Edward Tannur tersebut.
Baca Juga: Aniaya Pacar Hingga Tewas, Ronald Tannur Menangis Histeris Takut Ditahan
"Anak Pejabat Punya Privilege," tulis akun @sekilasyarah_.
"Mentang2 anggota dpr jadi bisa semena mena," tulis @hell_boy___o_o.
"Nuntut balik Karena pencemaran nama baik? Terus yang meninggal minta nuntut nyawanya lagi bang, gimana tuh?" kata @ayukmukti.
"Semua kasus aja begitu, tiap pelaku kalo kasusnya di Up Media bilangnya pencemaran nama baik... Lucu bgt dah," @rifai_rahman15.
"Mending reka adegan, elu coba di ketok botol sm di lindessss deh. Kali aja waras," tulis akun @ valeryanivan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







