Terus Gali Keterangan Ahli, Polisi Belum Temukan Motif Pembunuhan Dante

AKURAT.CO Polisi masih belum menemukan motif sesungguhnya dari pembunuhan Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante (6), meski telah melakukan rekonstruksi perkara.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan, beberapa hal masih harus didalami guna membongkar motif dari tersangka.
Apabila terdapat ketidaksesuaian pada proses penyidikan maka akan didalami kembali.
"Kemudian dipastikan sehingga sesuai antara keterangan saksi, keterangan tersangka, barang bukti dan TKP (tempat kejadian perkara). Jika ada yang tidak sesuai, itu didalami kembali. Ini masih terus dilakukan pendalaman," jelasnya kepada wartawan, Jumat (8/3/2024).
Ade mengungkapkan, pemeriksaan terhadap ahli poligraf telah dilakukan pada Rabu (6/3/2024). Hasilnya masih diproses dan sedang melengkapi berkas.
Baca Juga: Tamara Tyasmara Tuliskan Pesan Haru di 40 Hari Kematian Dante
Penyidik juga akan memintai keterangan dua ahli dalam kasus kematian Dante yakni ahli gestur tubuh dan kriminolog.
"Masih dikoordinasikan oleh penyidik," tambah Ade.
Sebelumnya, Dante meregang nyawa di sebuah kolam renang di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Hasil penyelidikan, terdapat peran dari kekasih sang ibunda Tamara Tyasmara yaitu Yudha Arfandi.
Yudha Arfandi terbukti menenggelamkan Dante sebanyak belasan kali. Dia juga menarik Dante saat korban berupaya menuju tepi kolam renang.
Yudha Arfandi ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat Pasal 76c Juncto Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 359 KUHP.
Baca Juga: Kasus Kematian Dante: Polisi Telah Periksa 29 Saksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






