Ini Strategi KPU Hadapi Sidang Sengketa Pemilu di MK

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan beberapa strategi untuk menghadapi perkara sengketa Pemilu 2024.
Salah satunya dengan menyewa advokat sebagai kuasa hukum untuk sidang di Mahkamah Konstitusi.
"Kami sudah menyiapkan sejumlah advokat yang nanti akan menjadi kuasa hukum KPU dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi," kata Ketua KPU, Hasyim Asy'ari, di Gedung KPU, Jakarta, Minggu (24/3/2024).
Terkait nama-nama advokat yang disiapkan, Ketua KPU belum mau memberikan jawaban pasti.
Baca Juga: Kumpulkan Divisi Hukum Semua Tingkatan, KPU Bersiap Hadapi Sengketa Pemilu
Sebab, KPU masih dalam proses menentukan advokat yang akan menjadi kuasa hukum dalam menghadapi sengketa pemilu.
"Nanti, belum kita tentukan pastinya," ujar Ketua KPU.
Kendati demikian, mengacu pada perkara sengketa Pemilu 2019, KPU akan membagi sejumlah advokat dalam persidangan sesuai perkaranya.
Pada Pemilu 2019 lalu KPU membagi advokat berdasarkan partai politik untuk sengketa pemilihan legislatif.
"Nanti ada tim yang menangani partai apa, nanti partai itu sengketanya pemilu DPR RI, pemilu DPRD provinsi, pemilu DPRD kabupaten/kota. Jadi, pembagiannya akan memudahkan kalau per partai," jelas Ketua KPU.
Baca Juga: KPU Lantik Komisioner Maluku dan Kabupaten/Kota di 10 Provinsi, Berikut Daftarnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





