AKURAT.CO Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Saut Situmorang, mengaku heran dengan anggapan soal penindakan yang dilakukan lembaga antirasuah dapat menghambat investasi.
Hal tersebut disampaikan Saut saat hadir dalam diskusi PBHI dan Transparency International Indonesia (TII) bertajuk "Mencari Pemberantas Korupsi: Menjaga Independensi, Menolak Politisasi." di Jakarta, Jumat (21/6/2024).
Menurutnya, upaya paksa atau Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK justru penting, untuk memberikan efek jera.
Baca Juga: Munas PBSI Digelar Agustus, Fadil Imran Jadi Kandidat Kuat Calon Ketua Umum
"Malah ada menteri, enggak perlu ada OTT, KPK menghambat investasi. Gue bingung ada menteri ngomong, bingung benar gue," kata Saut.
Dia mengatakan, KPK bukannya tidak melaksanakan pencegahan.
Saat dirinya menjabat, misalnya, Saut kerap bicara soal perlunya menjauhi perilaku korup.
Tetapi ketika pulang dari daerah, tiba-tiba ada tangkap tangan.
Baca Juga: Geledah Tiga Rumah, KPK Sita Bukti Korupsi Jual Beli Gas PT PGN dan IAE
Artinya, tambah Saut, harus ada upaya penindakan.
"Sebab kalau mencegah hanya sebatas omong-omong saja," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






