JMSI Minta Kapolri Atensi Kasus Pembakaran Rumah Jurnalis di Tanah Karo

AKURAT.CO Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menyampaikan keprihatinan atas kasus kekerasan yang kembali terjadi di Indonesia.
Kali ini, kasus tersebut menimpa salah satu wartawan di Kabupaten Tanah Karo, Sumatra Utara, bernama Rico Sempurna Pasaribu.
Patut diduga, kematian Rico dan keluarga dalam peristiwa terbakarnya rumah wartawan Tribarata TV itu berkaitan erat dengan tugasnya jurnalistik yang dijalankannya.
Bukan tidak mungkin ada keterkaitan peristiwa ini dengan karya jurnalistik yang dihasilkan Rico, mengenai maraknya perjudian di Tanah Karo yang diduga dibekingi aparatur negara.
Karena itu, JMSI meminta agar Kapolri secara khusus memberikan atensi untuk mengusut dan mengungkap kasus terbakarnya rumah Rico Sempurna Pasaribu demi keadilan.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 4 Juli 2024: Virgo Jangan Ragu untuk Melangkah Maju!
Juga wujud integritas Polri sebagai pengayom komunitas pers di Tanah Air.
Menurut Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, kasus kekerasan terhadap wartawan juga pernah dialami JMSI.
Di bulan Februari tahun lalu, Wakil Ketua Umum JMSI, Rahiman Dani, ditembak dari jarak dekat tak jauh dari rumahnya di Bengkulu.
Hingga saat ini, kasus tersebut belum mampu diungkap oleh polisi.
"Kasus yang menimpa Waketum JMSI belum terungkap. Kini kasus yang lebih sadis terjadi di Tanah Karo. Kami sangat berharap kegagalan Polri mengungkap kasus terhadap anggota JMSI di Bengkulu tidak terulang dalam pengungkapan kasus terbakarnya rumah Rico Sempurna," jelas Teguh dalam keterangan yang diterima, Kamis (4/7/2024).
Baca Juga: Lakukan Konservasi Terumbu Karang di Sabang, Pegadaian Menuju Net Zero Emission
Dia menilai, Polri perlu memberikan perhatian pada kasus-kasus yang menimpa elemen masyarakat pers nasional, baik wartawan maupun pengelola media.
"Korbannya ini tidak hanya menimpa wartawan tapi anggota keluarga juga ikut menjadi korban. Ini sudah sangat kelewatan," kata Teguh.
JMSI memandang dan percaya bahwa institusi Polri bisa mengungkap kasus ini dengan menggunakan scientific crime investigation sebagai alat, guna mencari tahu pelaku serta dalang di balik terjadinya peristiwa tersebut.
Baca Juga: 5 Doa saat Hujan Turun Deras dalam Bahasa Arab, Latin, dan Artinya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







