Pernah Tersingkir Lewat TWK, Giri Suprapdiono Daftar Capim KPK
Oktaviani | 16 Juli 2024, 19:00 WIB

AKURAT.CO Mantan Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Giri Suprapdiono mendaftar sebagai calon pimpinan komisi antirasuah.
Giri yang tersingkir lewat tes wawasan kebangsaan (TWK) kala itu memgatakan, bakal berupaya mengembalikan kepercayaan publik lewat penataan ulang lembaga.
“Yang akan saya lakukan mengembalikan kepercayaan publik kepada KPK. Mengembalikan pimpinan dan integritas pegawai kembali ke titik tertinggi melalui penataan ulang (overhaul) kelembagaan dan sumber daya manusia,” kata Giri dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (16/7/2024).
Dirinya menyebut akan melakukan sejumlah hal jika terpilih, antara lain melakukan komunikasi dengan pemerintah mendatang demi memperkuat politik hukum antikorupsi dan membangun program politik rasional dan berintegritas.
Nantinya, sistem pencegahan juga akan diperbaiki Giri. Caranya, dia akan memulainya dengan membereskan penyebab memburuknya indeks persepsi korupsi (IPK) hingga survei kepercayaan publik pada KPK.
Giri merasa yakin dirinya bisa memimpin KPK periode 2024-2029. Menurut dia, lembaga antirasuah memerlukan pemimpin yang berpengalaman memberantas korupsi.
Dia meyakini para korban TWK seperti dirinya bisa bersama mengambalikan nama baik KPK. “Kita menjaga nama baik dan kepercayaan publik,” ujarnya.
Baca Juga: 5 Ide Jualan Online Modal Kecil, Yuk Coba!
“Menjaga harapan publik tetap ada, menolak pupus asa,” sambung Giri.
Pedaftaran capim dan calon Dewas KPK dibuka selama 20 hari sejak 26 Juni hingga 15 Juli 2024.
Adapun data terakhir atau pada Senin, 15 Juli pukul 23.59 WIB, terdapat 525 orang pendaftar capim dan dewas yang kebanyakan laki-laki.
Pansel menyebut 318 orang dari jumlah itu mendaftarkan diri sebagai calon pemimpin. Rinciannya ada 298 pendaftar laki-laki dan 20 perempuan.
Sementara untuk Dewan Pengawas KPK jumlah yang mendaftar ada 207 orang yang terdiri dari 184 laki-laki dan 23 perempuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








