KPK Pastikan Tidak Beri Perlakuan Khusus ke Kaesang Terkait Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak memberi perlakuan khusus kepada Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo.
Hal itu disampaikan Ketua KPK, Nawawi Pomolango, saat ditanya langkah lembaganya dalam menindaklanjuti dugaan gratifikasi yang diterima Kaesang terkait penggunaan fasilitas pesawat jet pribadi.
"Tidak ada (perlakuan khusus). Semua orang di hadapan KPK sama," katanya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (3/9/2024).
Nawawi mengaku, sampai saat ini KPK masih belum tahu keberadaan Kaesang.
Ia juga membantah ketika KPK disebut sengaja menunda-nunda proses penelusuran dugaan gratifikasi tersebut.
Baca Juga: 10 Distributor Resmi yang Jual E-Meterai Buat CPNS 2024
Nawawi memastikan bahwa semua proses yang sedang berjalan sesuai dengan prosedur yang ada.
"Memang kita punya protap dalam kaitannya dengan penanganan yang seperti itu. Dan sejauh ini saya pikir jalan sebagaimana biasanya," ujarnya.
"Tidak ada. Tidak ada (disengaja memperlama)," tambahnya.
Sementara terkait dengan surat pemanggilan untuk klarifikasi, menurut Nawawi, semua masih dalam proses.
Internal KPK juga masih menggelar rapat untuk memastikan siapa saja pihak-pihak yang akan dimintai klarifikasi.
"Tadi saya sudah, kemarin, kemarin saya sudah meminta jawaban dari Direktorat Direktur LHKPN. Yang bersangkutan sementara rapat untuk siapa saja yang mau dipanggil untuk diklarifikasi. Itu saja barang kali," jelasnya.
Baca Juga: Pentingnya Sosialisasi Keamanan Siber untuk Cegah Serangan Ransomware di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








