KPK Harap Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Tak Intervensi Proses Hukum

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan, termasuk dalam penanganan kasus korupsi oleh lembaga penegak hukum, khususnya KPK.
Ketua KPK sementara, Nawawi Pomolango, menegaskan, KPK mendukung komitmen pemerintah dalam menjaga independensi KPK dan lembaga penegak hukum lainnya dalam menegakkan hukum, terutama dalam kasus-kasus korupsi.
"Upaya tanpa intervensi ini sangat penting untuk menjaga profesionalitas dan integritas lembaga penegak hukum, serta menjamin supremasi hukum yang adil dan transparan," ujar Nawawi dalam pernyataannya yang dikutip wartawan pada Senin (21/10/2024).
Baca Juga: Salah Sebar Informasi Kandungan Bromat Le Minerale, Gerald Vincent Akhirnya Minta Maaf
Nawawi juga menyatakan kesiapan KPK untuk membantu pemerintah dalam memberantas korupsi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.
Fokus utamanya adalah di sektor-sektor penting seperti pertanian, pedesaan, perikanan, pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan sumber daya alam.
"Bersama pemerintah, KPK akan terus bekerja untuk memastikan bahwa sumber daya publik dikelola dengan baik dan bebas dari tindak pidana korupsi," tambahnya.
Lebih lanjut, Nawawi menyinggung pentingnya reformasi hukum yang telah dijanjikan oleh pemerintah, terutama dalam memperkuat institusi penegak hukum seperti KPK, kepolisian, kejaksaan, dan kehakiman.
Baca Juga: Ini Hal-hal yang Bikin CV Tidak Menarik, HRD Auto Skip
Nawawi menekankan bahwa KPK tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pencegahan dan pendidikan antikorupsi sebagai bagian dari strateginya.
"Dengan menjadikan KPK sebagai center of excellence dalam upaya pemberantasan korupsi, kami siap untuk bekerja sama erat dalam pencegahan melalui edukasi antikorupsi di berbagai jenjang pendidikan, serta meningkatkan sinergi dengan sektor swasta dan publik," tutup Nawawi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









