Kronologi Rumah Warga di Serpong Kena Peluru Nyasar, Sempat Dikira Bohlam Pecah

AKURAT.CO Rumah warga di Pondok Paku Alam, Pakualam, Serpong Utara, Tangerang Selatan, terkena peluru nyasar pada Minggu (10/11/2024) sore.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan kejadian ini berawal saat pemilik rumah sedang beristirahat di kamar tidur bersama dengan anaknya.
"Kemudian pemilik rumah mendengar suara ledakan kecil yang dikira adalah lampu bohlam yang pecah," kata Ade Ary kepada wartawan, Selasa (12/11/2024).
Baca Juga: Pria Jadi Korban Peluru Nyasar di Tangerang, Polisi Selidiki Pelaku
Selanjutnya, pemilik rumah pun merasa terdapat serpihan dari plafon rumah yang jatuh ke kasur. Di mana, saat dilihat ke arah plafon, sudah dalam keadaan berlubang akibat sisuga tembusan proyektil peluru.
"Serta didapati proyektil yang sudah berada di lantai pemilik rumah," ungkap dia.
Kemudian, pemilik rumah pun melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian pada Senin (11/11/2024). Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden ini.
"Kasus ditangani Polsek Serpong," tutup dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








