Stranas PK Pantau 1,8 Juta Transaksi Proyek di E-katalog

AKURAT.CO Strategi Nasional Pencegahan Korupsi atau Stranas PK meminta seluruh instansi pemerintahan menggunakan e-katalog dalam pengurusan proyek.
Sebab, sistem tersebut dipantau ketat untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.
"Hingga Oktober 2024, tercatat sebanyak 1,8 juta transaksi dengan total nilai sebesar Rp218 triliun," ujar Koordinator Pelaksana Stranas PK, Pahala Nainggolan, melalui keterangannya, Senin (9/12/2024).
Baca Juga: PPATK Ungkap 80 Persen Transaksi Judi Online Berasal dari Pelajar dan Mahasiswa
Menurut Pahala, pihaknya mendorong pemerintah meningkatkan belanja dengan menggunakan e-katalog.
Kebijakan sistem digital itu sudah diterapkan sejak tahun 2021.
Stranas PK berharap tidak ada instansi pemerintahan yang mencari-cari celah rasuah dari penggunaan e-katalog.
Baca Juga: 1.836 Remaja Jakarta Terlibat Judi Online, Nilai Transaksi Rp2,29 Miliar
APIP dan inspektorat turut diharapkan pasang mata atas transaksi di sistem digital itu.
"Stranas PK juga mendorong sistem pengawasan barang dan jasa untuk mendeteksi perilaku anomali yang bisa ditindaklanjuti oleh APIP atau inspektorat di kementerian dan lembaga," jelas Pahala.
Ia meyakini bahwa korupsi tidak akan terjadi jika Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan inspektorat memantau dengan sungguh-sungguh.
"Stranas PK juga akan memasang mata untuk memberi tahu APIP atau inspektorat jika mendeteksi adanya kejanggalan dalam transaksi di e-katalog," demikian Pahala.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








