Jangan Biarkan Prabowo Berjuang Sendirian Lawan Koruptor!

AKURAT.CO Masyarakat wajib bersatu dalam mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto memberantas korupsi.
Upaya pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan penuh dari rakyat.
“Jangan biarkan Presiden berjuang sendirian. Rakyat harus bersatu!” ujar akademisi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Ridwan Fawallang, kepada wartawan, Minggu (2/3/2025).
Pernyataan ini merespons kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018–2023.
Baca Juga: Ormas Gerakan Rakyat Dideklarasikan Atas Inspirasi dari Anies Baswedan
Ridwan menilai, di bawah kepemimpinan Prabowo, semangat pemberantasan korupsi semakin menguat, terutama dengan komitmen Presiden yang berulang kali menegaskan sikap tegas terhadap para koruptor.
“Presiden Prabowo pernah bilang koruptor akan dikejar sampai ke Antartika. Itu bukan sekadar omong kosong, tapi peringatan keras: tidak ada tempat aman bagi perampok uang rakyat!” tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan tinggal diam dalam menghadapi kasus korupsi ini. Ia memastikan bahwa hukum akan ditegakkan tanpa pandang bulu.
“Kami akan bersihkan! Kami akan tegakkan hukum!” ujar Prabowo di Jakarta, Rabu (26/2/2025), ketika ditanya soal perkembangan kasus tersebut.
Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa seluruh langkah hukum yang diambil pemerintah bertujuan untuk membela kepentingan rakyat.
“Kami akan membela kepentingan rakyat,” tandasnya.
Dengan semangat baru dalam pemberantasan korupsi, Ridwan menegaskan bahwa rakyat harus berdiri di belakang Presiden untuk memastikan Indonesia benar-benar bersih dari korupsi.
Baca Juga: Hotman ke Ahok: Dulu Diam, Sekarang Ribut! Ada Apa dengan Korupsi Pertamina?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









