Ketua MPR Soal Kasus Pencabulan Kapolres Ngada: Kapolri Tahu Apa yang Harus Dilakukan

AKURAT.CO Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengomentari kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Kapolres Ngada Nonaktif, AKB Fajar Widyadharma Lukman, terhadap tiga anak di bawah umur.
Dia meyakini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tahu apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan kasus-kasus yang dilakukan oleh anggotanya, dan menertibkan anak buahnya
"Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Sigit Prabowo tahu apa yang harus dilakukan untuk menertibkan anak buahnya," kata Muzani di komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (14/3/2025).
Untuk itu, MPR RI selalu mendukung aoa yang dilakukan Kapolri. "Dan apa yang dilakukan oleh beliau, kami senang dan dukung," tegasnya.
Baca Juga: Kapolres Ngada Diduga Cabuli 3 Anak di Bawah Umur, Mabes Polri Diminta Tindak Tegas
Sebelumnya, Kapolres Ngada NTT, AKB Fajar Widyadharma Lukman, diduga melakukan kekerasan seksual terhadap tiga anak. Video kekerasan seksual itu diunggah pelaku ke situs porno luar negeri.
Terkait kasus ini, dia telah dinonaktifkan dari jabatannya. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kupang, Imelda Manafe, mengatakan tiga korban itu masing-masing berumur 14 tahun, 12 tahun, dan 3 tahun.
"Korban 12 tahun itu kini dalam pendampingan kami," ujarnya, Senin (10/3/2025).
Sementara untuk korban berusia 14 tahun, saat ini belum dapat ditemui. Sedangkan untuk korban 3 tahun dalam bimbingan orangtua.
Menurut dia, kasus tersebut berawal dari laporan pihak berwajib Australia yang menemukan ada video di situs porno negara itu. Setelah ditelusuri, video itu diunggah dari Kota Kupang, tempat kejadian.
"Kejadiannya pertengahan tahun lalu (2024)," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







