Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Meningkat, Negara Ambil Langkah Tegas!

AKURAT.CO Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) berencana memperkuat sistem perlindungan bagi kelompok rentan dengan membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.
Rencana tersebut disampaikan oleh Plh. Sekretaris Kemenko Polkam, Heri Wiranto, yang menekankan pentingnya pengawasan lebih ketat terhadap potensi kejahatan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan di ruang siber.
“Percepat pula pembentukan Direktorat Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) di tingkat kewilayahan. Ini penting untuk memperkuat penegakan hukum atas kejahatan terhadap perempuan dan anak,” ujar Heri dalam keterangan resminya, Sabtu (12/7/2025).
Berdasarkan data Kemenko Polkam, sepanjang Januari hingga Juli 2025 telah tercatat 14.385 kasus kekerasan. Dalam dua pekan terakhir saja, terjadi lonjakan lebih dari 2.000 kasus.
Adapun komposisi korban kekerasan didominasi oleh perempuan dan anak, masing-masing sebesar 80,7 persen dan 62,5 persen.
Baca Juga: Tokoh Muhammadiyah H. Yendra Fahmi Dianugerahi Bintang Legiun Veteran RI
Sementara itu, pelaku kekerasan tercatat sebanyak 82,7 persen adalah orang dewasa dan 17,4 persen merupakan anak-anak.
Heri menegaskan, Kemenko Polkam akan terus mengoordinasikan langkah-langkah lintas lembaga untuk merespons situasi darurat ini.
“Tugas kami adalah mengoordinasikan Gerakan Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (GN AKPA) dengan berbagai lembaga hukum dan keamanan, termasuk dalam penanganan kekerasan daring serta kasus perdagangan orang,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, integrasi isu perlindungan perempuan dan anak dalam kebijakan keamanan nasional menjadi agenda prioritas dalam upaya menciptakan ruang aman dan adil bagi seluruh warga negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








