AKURAT.CO Pimpinan DPR angkat bicara terkait temuan Satgas Pangan tentang 212 merek beras yang tidak sesuai standar mutu, bahkan diduga hasil oplosan.
Ketua DPR, Puan Maharani, mengatakan, pihaknya mendesak pemerintah segera menyelidiki lebih dalam tentang temuan tersebut agar peredaran beras oplosan tidak berdampak buruk pada masyarakat.
"Pertama, kupas dan selidiki dengan tuntas terkait dengan beras oplosan. Jadi, jangan sampai kemudian terkait dengan beras ini merugikan rakyat," katanya, dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (15/7/2025).
Baca Juga: Warga Jakarta Kena Tipu Beras Oplosan, PSI Dukung Penuh Investigasi PT Food Station
Puan mengaku sudah mendapat laporan tentang penyelidikan perusahaan yang diduga mendistribusikan beras oplosan. Dia pun meminta segera diproses ke ranah hukum.
"Saya melihat sudah dilakukan tindak lanjut terkait dengan beras oplosan ini. Bahwa kalau kemudian ada pihak-pihak yang melakukan hal tersebut harus langsung ditindaklanjuti, diproses secara hukum dan jangan sampai kemudian merugikan rakyat," jelasnya.
Menurut Puan, Komisi IV DPR sebagai mitra Kementerian Pertanian juga akan ikut mengawal temuan tersebut.
Baca Juga: Food Station Tjipinang Jaya Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Beras Oplosan
"DPR tentu saja akan melakukan pengawasan melalui komisi-komisi yang ada di DPR untuk ikut menindak lanjuti terkait dengan hal itu," pungkasnya.
Kementan bersama Satgas Pangan menemukan 212 merek beras yang tidak sesuai standar mutu dalam jumlah fantastis.
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengatakan, praktik oplos dan pengemasan ulang beras menyebabkan kerugian masyarakat hingga mencapai Rp99 triliun per tahun.
Baca Juga: Satgas Pangan Temukan 212 Merek Beras Diduga Oplosan, Ada dari Wilmar hingga Food Station
"Temuan ini sudah kami laporkan kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Jaksa Agung untuk diproses lebih lanjut," ujarnya, dalam keterangan resmi, Senin (14/7/2025).
Empat perusahaan besar kini berada dalam sorotan penyidikan beras oplosan.
Mereka adalah Wilmar Group, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Belitang Panen Raya dan PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group).
Baca Juga: Terbongkar Daftar Merk Beras Diduga Oplosan, Cek Beras Anda!
Perusahaan-perusahaan itu diduga memproduksi mengedarkan beras dalam kemasan yang tidak sesuai regulasi mutu pangan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






