Dapat Laporan Soal Pungli PPSU, Pemprov Jakarta Diminta Segera Turun Tangan

AKURAT.CO Anggota DPRD Provinsi Jakarta, Ali Hakim Lubis, menekankan bahwa kasus pungutan liar (pungli) dalam proses seleksi calon Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Kelurahan Cipinang Muara, Jakarta Timur, benar terjadi.
Dia mengaku menerima laporan langsung dari masyarakat, khususnya dari istri calon pelamar yang batal mendaftar karena tidak sanggup membayar sejumlah uang.
"Yang mengadu ke saya adalah istri dari calon pelamar. Mereka diminta uang. Karena tak mampu, akhirnya batal mendaftar," ungkap Ali kepada wartawan, Jumat (18/7/2025).
Baca Juga: Plt Lurah Cipinang Muara Bantah Timnya Terlibat Pungli PPSU
Dia menegaskan, laporan semacam ini tak bisa dibantah begitu saja hanya lewat klarifikasi tertulis. Dia menduga, ada keterlibatan oknum atau calo dalam proses seleksi.
"Belum tentu lurah tahu, karena biasanya yang bermain adalah orang dalam yang dekat dengan panitia teknis," tegasnya.
Politikus ini mendesak Inspektorat Provinsi Jakarta segera turun tangan untuk mengusut dugaan tersebut secara tuntas. Menurutnya, suara rakyat jangan dianggap angin lalu.
"Kalau warga sampai lapor, itu pasti karena mereka mengalami langsung. Bukan asal bicara," ucapnya lantang.
Baca Juga: DPRD Jakarta: Jika Pungli PPSU Terbukti, Wajib Disikat Sampai Akar
Dia menilai klarifikasi dari pihak kelurahan belum bisa disebut tuntas. "Jangan buru-buru bersih-bersih nama kalau investigasi belum jalan," katanya.
Dia lantas mendorong Pemerintah Provinsi Jakarta untuk serius membenahi sistem rekrutmen PJLP, agar transparan dan terbebas dari praktik-praktik kotor yang mencederai kepercayaan publik.
"Kalau ingin Jakarta bersih dari calo dan pungli, jangan tutup mata kalau ada suara rakyat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







